TBM AXIS FK Untad Latih Siswa SMA Pertolongan Hidup Dasar dan HIV

Mugni Supardi • Dipublikasikan Minggu, 2 Agustus 2026 | 15:28 WIB
Tim Bantuan Medis (TBM) AXIS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar program AXIS Goes to School sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan bagi pelajar di Kota Palu
Tim Bantuan Medis (TBM) AXIS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar program AXIS Goes to School.

RADARPALU - Tim Bantuan Medis (TBM) AXIS Fakultas Kedokteran Universitas Tadulako (Untad) kembali menggelar program AXIS Goes to School sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kesehatan bagi pelajar di Kota Palu. 

Program yang menjadi agenda tahunan organisasi tersebut menyasar sedikitnya puluhan sekolah setiap tahun.

Ketua Umum TBM AXIS Fakultas Kedokteran Untad, Moh Fadhel Alfayed Rompas, mengatakan AXIS Goes to School merupakan program kerja rutin yang bertujuan mengenalkan keterampilan kegawatdaruratan medis kepada siswa sekaligus meningkatkan kesadaran mereka terhadap isu kesehatan.

Baca Juga: Tim Wasev Mabes TNI Tinjau TMMD Ke-129 di Kepulauan Umbele, Pastikan Pembangunan Tepat Sasaran

"Melalui program ini kami datang langsung ke sekolah-sekolah untuk memberikan edukasi yang dapat diterapkan siswa dalam kehidupan sehari-hari. Tahun ini kami membawakan materi Bantuan Hidup Dasar (BHD) dan HIV," ujarnya saat kegiatan di MAN Insan Cendekia (IC) Palu.

Ia menjelaskan, materi Bantuan Hidup Dasar tidak hanya disampaikan secara teori, tetapi juga dipraktikkan menggunakan manekin Resusitasi Jantung Paru (RJP).

Siswa diberi kesempatan mencoba langsung teknik pertolongan pertama sebagai bekal menghadapi kondisi darurat.

Baca Juga: Tragis, Petani Tewas Tersengat Listrik Jebakan Tikus

Menurut Fadhel, pemilihan materi HIV didasarkan pada pentingnya meningkatkan pemahaman remaja untuk menghilangkan stigma sekaligus mendorong perilaku hidup sehat sejak dini.

"Tahun ini kami ingin siswa lebih aware terhadap HIV karena masih banyak stigma yang berkembang di masyarakat. Edukasi menjadi langkah penting agar mereka memiliki pemahaman yang benar," katanya.

Setiap kegiatan melibatkan empat hingga enam anggota TBM AXIS di setiap sekolah. Hingga awal Agustus, program tersebut telah menjangkau tujuh sekolah di Kota Palu, termasuk MAN IC Palu.

Baca Juga: Pimpin 202 Prajurit, Danyonif TP 825/GYS Perkuat Mental Tempur Lewat PSM

Sementara itu, Dosen Pembina TBM AXIS Fakultas Kedokteran Untad, Prof. Dr. dr. Ketut Suarayasa, M.Kes, mengapresiasi konsistensi mahasiswa dalam melaksanakan program pengabdian kepada masyarakat tersebut.

Menurutnya, kegiatan itu tidak hanya memperkenalkan Fakultas Kedokteran Untad kepada pelajar, tetapi juga memberikan keterampilan yang bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari.

"Semua orang bisa menghadapi kondisi darurat kapan saja. Karena itu, kemampuan memberikan pertolongan pertama harus dimiliki masyarakat, bukan hanya tenaga medis," ujarnya.

Ia menambahkan, edukasi HIV juga menjadi bagian penting mengingat angka kasus HIV di Kota Palu masih menunjukkan tren peningkatan, terutama pada usia produktif.

"Kami ingin remaja memahami sejak dini bagaimana mencegah HIV melalui perilaku hidup yang sehat. Ini merupakan bentuk edukasi agar mereka mampu melindungi diri sendiri maupun lingkungan sekitarnya," katanya.

Baca Juga: Pimpin 202 Prajurit, Danyonif TP 825/GYS Perkuat Mental Tempur Lewat PSM

Melalui program AXIS Goes to School, Fakultas Kedokteran Untad berharap semakin banyak pelajar yang memiliki keterampilan dasar menyelamatkan nyawa sekaligus memahami pentingnya pencegahan HIV sebagai bagian dari upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.***

Editor : Mugni Supardi
Fakultas Kedokteran Untad TBM AXIS FK Untad AXIS Goes to School Bantuan Hidup Dasar Universitas Tadulako