RADARPALU - UPT Pengembangan Bahasa UIN Datokarama Palu menggelar pelatihan TOEFL dan TOAFL bagi mahasiswa di lingkungan kampus sebagai upaya memberikan pembekalan sejak dini mengenai bentuk dasar dari tes dalam menguji kemahiran bahasa Inggris dan bahasa Arab.
Anggota Pengurus UPT Pengembangan Bahasa UIN Datokarama Palu, Muammar Ahsanul Hilmar, MA, mengatakan kegiatan tersebut diprakarsai oleh UPT Pengembangan Bahasa Kampus UIN DK Palu dan bertujuan mengajarkan dan memperkenalkan bentuk dasar tes TOEFL dan TOAFL kepada mahasiswa.
“Harapannya output dari kegiatan ini, anak-anak mahasiswa ketika ingin melanjutkan studi magister atau mungkin di pekerjaan yang membutuhkan tes TOEFL-TOAFL, mereka bisa melampaui itu, mereka bisa mengerjakan tesnya dengan mudah karena sudah mendapatkan pembekalan sejak dini,” ujar Muammar kepada Radar Palu saat ditemui pada Senin (6/7/2026).
Baca Juga: BYD HK Palu Gandeng BRI Finance, Beri Promo Bunga 1,8 Persen dan Lucky Dip di BRI Expo
Pelatihan tersebut diikuti sekitar 30 mahasiswa yang berasal dari enam fakultas di lingkungan UIN Datokarama Palu, yakni Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Fakultas Ushuluddin dan Adab, Fakultas Dakwah dan Komunikasi Islam, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Fakultas Sains dan Teknologi, serta Fakultas Syariah.
Terkait persyaratan peserta, Muammar menjelaskan UPT Pengembangan Bahasa tidak menetapkan syarat khusus.
Proses penjaringan peserta dilakukan melalui fakultas masing-masing setelah UPT Pengembangan Bahasa mengirimkan surat.
“Kalau syarat khusus sebenarnya dari UPT Bahasa tidak ada. Penjaringannya ini kan UPT Bahasa mengirimkan surat ke fakultas masing-masing dan fakultas yang menjaring. Maka saya rasa kalaupun ada syarat khusus itu menurut fakultas,” katanya.
Kegiatan pelatihan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 13, 14, dan 20 Juni 2026 yang seluruhnya dilaksanakan pada akhir pekan agar tidak berbenturan dengan jadwal perkuliahan.
Menurut Muammar, pelatihan tersebut merupakan agenda tahunan dan tahun ini menjadi pelaksanaan tahun ketiga sejak dirinya bergabung di kampus pada 2019.
Untuk jumlah peserta, tahun ini tetap sebanyak 30 orang. Ia menyebut jumlah peserta terbanyak pernah mencapai 40 orang pada pelatihan lain yang diselenggarakan tahun sebelumnya.
“Untuk tahun ini tetap stagnan di 30. Hanya sempat di tahun lalu itu pelatihan, bukan TOEFL-TOAFL, tapi bisa menyerap sampai 40 peserta. Itu yang paling banyak selama sejarahnya,” jelasnya.
Ke depan, UPT Pengembangan Bahasa berharap UIN Datokarama Palu dapat menjadi salah satu lembaga yang mandiri dalam penyelenggaraan tes TOEFL TOAFL sehingga dapat menerbitkan sertifikat yang diakui.
Baca Juga: Kemenkum Sulteng Evaluasi Kinerja, Perkuat Profesionalisme ASN
“Harapan saya mudah-mudahan di kemudian hari kita bisa menjadi lembaga yang mandiri untuk mengurus hal itu,” pungkasnya.(rna/adv)
Editor : Mugni Supardi