Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Duit BOS Cekak, Ini Trik Cerdik SDN 2 Palu Jaga Murid Tetap Bisa Main Bola!

Ade Safitri • Senin, 15 Juni 2026 | 16:08 WIB
Aktivitas siswa di lapangan di luar jam sekolah. (Foto: Radar Palu).
Aktivitas siswa di lapangan di luar jam sekolah. (Foto: Radar Palu).

 

RADAR PALU — Keterbatasan anggaran Dana BOS tidak membuat manajemen SDN 2 Palu menyerah begitu saja dalam memfasilitasi bakat siswanya. Meski terpaksa mencoret cabang olahraga sepak bola dari rencana anggaran karena memakan biaya besar, sekolah punya siasat cerdik.

Kepala Sekolah SDN 2 Palu, Salbia, mengakui bahwa setiap kali rapat penyusunan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKA), cabang sepak bola selalu menjadi perdebatan karena memakan porsi anggaran yang terlalu besar.

"Kalau bola, karena bola itu biayanya juga besar. Karena setiap kami rapat tentang kegiatan, jangan dulu bola dimasukkan, karena bola itu biayanya besar," ujar Salbia di ruang kerjanya, Senin (15/6/2026). 

Baca Juga: Aturan Baru Jerat Kepsek SDN 2 Palu: Guru S2 Digaji Patungan, Sekolah Kekosongan Jika Honorer Dihapus!

Namun, Salbia melihat antusiasme anak didiknya sangat tinggi. Saban sore, lapangan selalu dipenuhi anak-anak yang berlatih meski tanpa dukungan finansial penuh dari kas sekolah.

"Kalau mau jadi juara, tidak, tapi mereka, saya heran, tiap sore mereka latihan. Saya heran, tiap sore mereka latihan," cerita Salbia takjub dengan semangat siswanya.

Demi menyiasati kendala dana yang ketat ini, pihak sekolah akhirnya memutuskan memutar otak. Caranya adalah dengan membangun kolaborasi taktis dengan klub-klub sepak bola luar agar pembinaan anak-anak tetap berjalan. 

Baca Juga: Anwar Hafid Ajak CPM dan Donggi Senoro Bangun Infrastruktur Sulteng Lewat CSR

"Tapi tetap, itu guru. Itu klub dan dia latih, bukan sekolah. Jadi untuk mengakali itu, bekerjasamalah dengan klub bola," jelas Salbia menjabarkan solusinya.

Melalui kerja sama dengan pihak luar, beban finansial sekolah untuk penyediaan fasilitas, sewa pelatih profesional, hingga akomodasi turnamen besar bisa dipangkas signifikan, tanpa harus membunuh minat olahraga para siswa.

Saat ini, pembinaan olahraga di SDN 2 Palu bertumpu pada dua cabang utama yang paling konsisten berjalan, yakni futsal dan sepak bola. Salbia berharap, lewat keterlibatan klub luar, performa anak-anaknya perlahan bisa menembus tangga juara di ajang O2SN mendatang.

"Ada pramuka sama futsal? Futsal, sekarang. Kedua itu yang sekarang aktif ya? Iya, aktif sekarang," tutup Salbia.***

Editor : Muhammad Awaludin
#SDN 2 Palu #Prestasi Futsal Palu #Sepak Bola Anak Palu #Inovasi Kepala Sekolah #Dana BOS Sekolah