RADAR PALU – Program Berani Cerdas yang digagas Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, bersama Wakil Gubernur Renny A. Lamadjido mendapat apresiasi dari kalangan akademisi. Program yang berfokus pada peningkatan akses pendidikan tersebut dinilai sebagai implementasi nyata amanat konstitusi dalam menjamin hak pendidikan bagi seluruh warga negara.
Penilaian tersebut disampaikan Pakar Hukum Tata Negara Sahran Raden dalam podcast BAcAS (Bacarita Sabtu) bertema "Cerdaskah Program Berani Cerdas?" yang turut menghadirkan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP.
Menurut Sahran, Pasal 31 Undang-Undang Dasar 1945 secara tegas mengamanatkan negara untuk memberikan pelayanan pendidikan secara maksimal kepada masyarakat. Karena itu, pemerintah daerah memiliki kewajiban menerjemahkan amanah tersebut ke dalam program-program konkret yang dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.
Baca Juga: Radar Palu dan Disdik Sulteng Siapkan Gerakan Literasi Sekolah Dukung BERANI Cerdas
"Program Berani Cerdas merupakan implementasi konkret dari amanah konstitusi tersebut," ujar Sahran.
Ia menegaskan, pendidikan bukan hanya kewajiban negara berdasarkan konstitusi, tetapi juga merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi pemerintah. Karena itu, pemerintah wajib memastikan seluruh generasi muda memperoleh kesempatan pendidikan yang layak tanpa hambatan biaya.
"Karena ini menyangkut hak dasar, maka pemerintah berkewajiban menjamin dan memastikan semua generasi muda dapat mengenyam pendidikan dengan baik. Program Berani Cerdas merupakan salah satu pendekatan untuk memastikan hal itu dapat terwujud," katanya.
Baca Juga: Gubernur Anwar Hafid Gandeng Radar Palu Kawal Program Berani Cerdas hingga Pelosok Sulteng
Sahran juga mengingatkan bahwa Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional mengamanatkan alokasi anggaran pendidikan minimal 20 persen. Menurutnya, apabila Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah mengalokasikan anggaran pendidikan melebihi batas minimal tersebut melalui Program Berani Cerdas, maka hal itu menunjukkan komitmen kuat dalam investasi pembangunan sumber daya manusia.
"Pendidikan adalah investasi jangka panjang yang sangat penting karena berdampak langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM)," jelasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, Firmanza DP, menyatakan Program Berani Cerdas merupakan bentuk keberpihakan pemerintah daerah untuk memastikan tidak ada lagi anak-anak Sulawesi Tengah yang putus sekolah karena keterbatasan ekonomi.
Menurutnya, manfaat program tersebut telah dirasakan langsung oleh masyarakat karena mampu mengurangi bahkan menghilangkan beban biaya pendidikan yang selama ini menjadi kendala bagi sebagian keluarga.
"Tujuannya agar generasi muda kita dapat fokus belajar dan mengembangkan kompetensinya tanpa terbebani biaya pendidikan," ungkap Firmanza.
Program Berani Cerdas menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan memperluas akses belajar bagi seluruh masyarakat, khususnya bagi keluarga yang membutuhkan dukungan pembiayaan pendidikan.(*/ron)
Editor : Rony Sandhi