Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Beasiswa STAN Pemkot Palu Biayai Tiga Mahasiswa Tahun Ini

Annisa Wibdy • Selasa, 26 Mei 2026 | 15:31 WIB
ali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima audiensi mahasiswa penerima beasiswa PKN STAN di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (2652026).
Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima audiensi mahasiswa penerima beasiswa PKN STAN di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (2652026).

RADAR PALU – Program Beasiswa STAN Pemkot Palu kembali berjalan pada 2026. Wali Kota Palu Hadianto Rasyid menerima audiensi mahasiswa penerima beasiswa Politeknik Keuangan Negara (PKN) STAN di Rumah Jabatan Wali Kota Palu, Selasa (26/5/2026) pukul 10.15 Wita.

Pertemuan tersebut membahas dukungan Pemerintah Kota Palu terhadap pengembangan sumber daya manusia melalui program pendidikan sekolah kedinasan yang dibiayai penuh oleh pemerintah daerah.

Hadianto mengatakan kerja sama dengan PKN STAN menjadi salah satu upaya Pemkot Palu membuka akses pendidikan bagi putra-putri daerah yang ingin melanjutkan studi di sekolah kedinasan.

"Alhamdulillah Pemerintah Kota Palu memberikan beasiswa lewat kerja sama dengan STAN. Beasiswanya full oleh Pemerintah Kota Palu," kata Hadianto. 

Baca Juga: Pemkab Parigi Moutong–Universitas Nahdlatul Ulama Sepakati Program Beasiswa, Perluas Akses Pendidikan Mahasiswa

Ia menyebut pada tahun ini terdapat tiga mahasiswa asal Kota Palu yang berhasil diterima di STAN melalui program beasiswa tersebut. Pemerintah kota berupaya memperluas kesempatan agar lebih banyak generasi muda dapat mengakses pendidikan kedinasan pada tahun-tahun berikutnya.

Pemkot Palu Butuhkan Lulusan Sekolah Kedinasan

Menurut Hadianto, kebutuhan sumber daya manusia di daerah menjadi alasan pemerintah terus mendukung program beasiswa sekolah kedinasan. 

Baca Juga: Beasiswa Astra Cerdas PT SJA1 untuk 81 Siswa, Dongkrak Semangat Belajar di Petasia Barat

Ia menjelaskan setiap sekolah kedinasan memiliki bidang keahlian berbeda yang dapat mendukung kebutuhan pembangunan dan tata kelola pemerintahan daerah.

"Kita berusaha terus menambah karena kita juga membutuhkan lulusan sekolah kedinasan. Ada STTD, IPDN, termasuk STAN yang masing-masing punya ruang lingkup keilmuan berbeda," ujarnya.

Selain STAN, Pemerintah Kota Palu juga membuka peluang kerja sama dengan institusi pendidikan lainnya guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia lokal.

Program tersebut diharapkan dapat mencetak tenaga profesional yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan pembangunan daerah di masa mendatang.

Mahasiswa Diminta Kembali Berkontribusi untuk Daerah

Dalam audiensi tersebut, Hadianto juga mengingatkan para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sungguh-sungguh.

Ia menegaskan keberhasilan masuk STAN tetap melalui proses seleksi yang harus dipenuhi oleh setiap peserta. Dukungan pemerintah daerah, menurutnya, tidak menghilangkan persyaratan akademik yang berlaku.

"Mereka harus bersyukur karena masuk STAN tidak mudah. Ada proses seleksi yang harus dilalui. Kemudahan yang diberikan bukan berarti dimudah-mudahkan," jelasnya. 

Baca Juga: Sinergi Kampus dan Lapangan: Beasiswa Atlet Kini Tak Lagi Sekadar Tiket ke Luar Negeri

Hadianto berharap para mahasiswa tidak hanya fokus menyelesaikan pendidikan, tetapi juga memahami tanggung jawab untuk berkontribusi bagi daerah setelah lulus.

"Daerah ini punya rencana dan tujuan untuk mereka. Jangan hanya berpikir lulus saja, tapi ada agenda yang menanti, yaitu bagaimana mereka bisa memberikan kerja-kerja terbaik untuk Kota Palu ke depan," tuturnya.

Pemerintah Kota Palu menilai pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan kedinasan menjadi salah satu langkah strategis untuk mendukung pembangunan daerah secara berkelanjutan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Beasiswa STAN #Mahasiswa STAN #PKN STAN #Hadianto Rasyid #kota palu