RADAR PALU – BOSDA SLB Sulteng tahun 2026 disebut mengalami kenaikan signifikan hingga hampir tiga kali lipat. Kenaikan anggaran itu diproyeksikan untuk memperkuat pembinaan siswa disabilitas, termasuk mendukung keberangkatan juara FLS3N dan O2SN SLB ke tingkat nasional.
Informasi tersebut disampaikan Kepala Bidang PKPLK Disdik Sulteng, Muhammad Warsita, usai penutupan FLS3N dan O2SN SLB tingkat Provinsi Sulawesi Tengah di Aula Disdik Sulteng, Palu, Jumat (22/5/2026).
“Dukungan dari Bapak Gubernur terkait dengan SLB ini luar biasa. Karena itu adanya BOSDA. Nah, BOSDA-SLB itu luar biasa besarnya baik negeri dan swasta,” kata Warsita.
Baca Juga: BOSDA Sulteng Tak Kunjung Cair, Kadisdik Minta Sekolah Swasta Sabar
Menurutnya, peningkatan anggaran itu menjadi bagian dari dukungan terhadap program Sulteng Berani Cerdas. Ia menyebut kenaikan BOSDA untuk SLB tahun ini mencapai angka yang cukup signifikan dibanding tahun sebelumnya.
“Kalau BOSDA untuk SLB tahun ini itu cukup luar biasa. Hampir signifikannya itu di 3,22. Jadi betul-betul support Bapak Gubernur itu dalam program Berani Cerdas,” ujarnya.
Kenaikan BOSDA SLB Sulteng disebut untuk memperkuat pembinaan siswa berkebutuhan khusus agar mampu bersaing di tingkat nasional. Dana tersebut juga akan membantu sekolah menyiapkan kebutuhan pelatihan hingga pendampingan peserta lomba.
Baca Juga: BOSDA Sulteng Macet! Sekolah 'Tercekik', SMK Swasta Merana
Selain itu, terdapat perubahan kebijakan pembiayaan dari pemerintah pusat terkait pelaksanaan kompetisi nasional. Tahun ini, biaya keberangkatan peserta menjadi tanggung jawab pemerintah daerah.
“Tahun ini hasil rakor bahwa khusus untuk akomodasi dengan konsumsi itu dibiayai pusat, dikembalikan ke provinsi terkait dengan pemberangkatannya,” tutur Warsita.
Disdik Sulteng memastikan sekolah dan orang tua tidak perlu khawatir terkait keberangkatan para juara ke tingkat nasional. Pihaknya mengaku tengah menyiapkan pola kolaborasi pembiayaan bersama sekolah.
Dukungan Disdik Sulteng untuk Siswa SLB
Warsita menegaskan dukungan pemerintah daerah terhadap sekolah luar biasa akan diarahkan untuk pembinaan jangka panjang. Ia meminta kepala sekolah tidak cepat puas hanya dengan capaian tingkat provinsi.
“Tidak boleh berpuas diri hanya pada tingkat provinsi. Tetapi, kita harapkan prestasi mereka ini pada tingkat nasional,” tegasnya.
Baca Juga: BOSDA SMK Sulteng Belum Cair, Disdik Targetkan Masuk Rekening Sekolah Paling Lambat Maret 2026
Ia juga meminta seluruh sekolah melakukan pembinaan intensif kepada para juara O2SN SLB Sulteng 2026 dan FLS3N SLB Sulawesi Tengah agar mampu tampil maksimal pada kompetisi berikutnya.
Perkembangan mengenai persiapan keberangkatan peserta nasional dan realisasi anggaran pembinaan SLB akan terus diperbarui oleh redaksi.***
Editor : Muhammad Awaludin