Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

SMKN 6 Palu Putar Strategi Hadapi Keterbatasan Dana

Ade Safitri • Rabu, 20 Mei 2026 | 15:21 WIB
Plt Kepala SMKN 6 Palu membahas strategi sekolah menghadapi keterbatasan anggaran pendidikan. (Ade Safitri/Radar Palu)
Plt Kepala SMKN 6 Palu membahas strategi sekolah menghadapi keterbatasan anggaran pendidikan. (Ade Safitri/Radar Palu)

RADAR PALU – SMKN 6 Palu mulai menyusun berbagai strategi untuk menjaga pembinaan siswa di tengah keterbatasan anggaran dan aturan birokrasi pendidikan. Salah satu tantangan yang dihadapi sekolah adalah mempertahankan pelatih dan tenaga pendidik yang telah berpindah tugas usai lulus seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K).

Plt Kepala SMKN 6 Palu, Asri Djagorante, mengatakan sekolah sempat menghadapi kendala dalam pembinaan pencak silat setelah pelatih utama dipindahkan ke sekolah lain. Meski demikian, komunikasi dengan pelatih tetap dijaga agar pembinaan siswa tidak terhenti.

“Pencak silat ini, kami punya guru namanya Pak Agil. Pak Agil ini guru kami yang di SMK Negeri 6. Beliau setelah lulus P3K ditempatkan di SMK Negeri 3,” kata Asri, Selasa (19/5/2026). 

Baca Juga: Prestasi SMKN 6 Palu Moncer, Raih Medali hingga Nasional

Menurutnya, pelatih tersebut sebelumnya sudah lama menjadi tenaga honorer di SMKN 6 Palu dan berperan penting dalam pembinaan atlet pencak silat sekolah.

Strategi SMKN 6 Palu Pertahankan Pelatih Berprestasi

Asri mengaku pihak sekolah melakukan pendekatan khusus agar pembinaan pencak silat tetap berjalan meski pelatih telah bertugas di sekolah lain. Langkah itu dilakukan demi menjaga kesinambungan prestasi siswa di tingkat daerah maupun nasional.

“Sampai kan Pak Agil, boleh kamu berbendera di SMKN 3. Tapi saya minta tolong jangan lepas di SMKN 6,” ujarnya. 

Baca Juga: LDK SMKN 6 Palu Jadi Syarat Wajib Masuk OSIS dan PKS

Ia menjelaskan, sekolah akhirnya tetap melibatkan pelatih tersebut sebagai pembina dan pelatih ekstrakurikuler pencak silat. Kebijakan itu dinilai penting karena pencak silat menjadi salah satu cabang olahraga berprestasi di SMKN 6 Palu.

Selain tantangan SDM, sekolah juga menghadapi keterbatasan anggaran untuk pengembangan fasilitas belajar dan praktik siswa.

Kebutuhan Sarana Sekolah Masih Menunggu Anggaran

Asri menyebut salah satu kebutuhan mendesak berada di jurusan perikanan. Hingga kini, sekolah masih membutuhkan dana untuk pembangunan penutup atap kolam utama agar suhu air tetap stabil dan tidak memengaruhi hasil budidaya.

Menurutnya, pengelolaan anggaran di sekolah besar seperti SMKN 6 Palu harus dilakukan secara seimbang karena memiliki banyak program keahlian. Sekolah berupaya menghindari ketimpangan alokasi dana antarjurusan.

“Sekolah besar, jadi harus seimbang. Tidak boleh fokus pada satu jurusan. Karena kalau kita fokus satu jurusan, keberatan jurusan lain,” jelas Asri.

SMKN 6 Palu berharap dukungan anggaran dapat membantu penguatan sarana pendidikan dan pembinaan prestasi siswa di berbagai bidang secara berkelanjutan.***

Editor : Muhammad Awaludin
#SMKN 6 Palu #Asri Djagorante #anggaran sekolah #pencak silat #Fasilitas pendidikan