RADAR PALU – Jangan heran jika SDN Model Terpadu Madani Palu selalu jadi langganan juara umum. Sekolah ini punya resep "dapur" yang tidak dimiliki sekolah lain: mencetak atlet sejak duduk di bangku kelas 1 SD!
Hasilnya terbukti nyata. Pada ajang O2SN 2026 tingkat Kecamatan Mantikulore, SD Madani sukses memborong 7 medali sekaligus. Hal ini diungkapkan Wakil Kepala Sekolah Bidang Pembinaan Prestasi, Hartati Karto Putri, Selasa (28/4/2026).
"Kami tidak mau instan. Pembinaan di sini berjenjang, bahkan dari kelas 1 bibitnya sudah disemai," ungkap Hartati.
Baca Juga: Bukber di SD Madani Palu Dipimpin Guru Hindu, Jadi Ruang Kebersamaan Lintas Iman
Total 4 medali emas, 2 perak, dan 1 perunggu berhasil diamankan. Cabang olahraga senam lantai, pencak silat, dan bulu tangkis putri menjadi lumbung emas bagi sekolah ini.
Hartati bercerita, rekrutmen atlet dimulai dengan membagikan formulir minat bakat kepada orang tua siswa baru. Dari situ, pemetaan dilakukan secara serius. Anak-anak kelas 1 dan 2 tidak langsung "dilepas" bertarung. Mereka diikutkan dalam kategori eksibisi untuk membangun mental bertanding agar tidak kaget saat masuk usia kompetisi di kelas 3.
"Jadi saat mereka naik kelas 3, mentalnya sudah baja. Tinggal mengasah teknik saja," tambah sosok yang juga pelatih senam ini.
Baca Juga: Belum Dibuka, SDN Model Terpadu Madani Palu Sudah Dibanjiri Pertanyaan
Disiplin di SD Madani memang tak main-main. Para atlet cilik ini hanya diberi waktu istirahat dua hari setelah bertanding, sebelum kembali digembleng latihan pagi dan sore.
Hartati menekankan, prestasi tidak datang bagi mereka yang santai. Ia bahkan mengambil jam pelajaran pagi untuk memastikan persiapan menuju tingkat kota tetap maksimal.***
Editor : Muhammad Awaludin