Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

MTs Alkhairaat Tondo Cetak Siswa Religius dan Berprestasi

Ade Safitri • Rabu, 22 April 2026 | 18:55 WIB
MTs Al-Khairaat Tondo mengikuti kegiatan keagamaan rutin sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual di sekolah. (Ade Safitri/Radar Palu)
MTs Al-Khairaat Tondo mengikuti kegiatan keagamaan rutin sebagai bagian dari pembinaan karakter dan spiritual di sekolah. (Ade Safitri/Radar Palu)

RADAR PALU — Di tengah persaingan sekolah yang makin ketat, MTs Al-Khairaat Tondo memilih jalur berbeda. Bukan sekadar mengejar nilai, madrasah ini fokus membentuk karakter dan spiritual siswa.

Hasilnya mulai terlihat. Siswa tak hanya religius, tapi juga mampu bersaing di berbagai ajang lomba.

Berlokasi di kawasan Tondo, Kecamatan Mantikulore, sekolah ini konsisten menjalankan pola pendidikan berbasis keseimbangan antara akademik dan pembinaan keagamaan. 

Baca Juga: Sekolah Bengkel di Palu, Siswa “Bermasalah” Justru Dicari

Kepala MTs Al-Khairaat Tondo, Ramzah Rahim, menegaskan bahwa penguatan karakter menjadi fondasi utama dalam sistem pendidikan di sekolahnya.

“Kalau di sini, bukan hanya akademik. Pembinaan spiritual juga jadi prioritas,” ujarnya, Rabu (22/4/2026).

Salah satu program andalan adalah kegiatan rutin setiap hari Jumat. Di hari itu, siswa tidak hanya belajar di kelas, tetapi mengikuti pembinaan keagamaan secara intensif. 

Baca Juga: MTsN 2 Palu Gembleng Siswa lewat Genesis, Disiapkan Tembus Olimpiade Nasional

Mulai dari membaca Yasin, salat duha, hingga zikir bersama menjadi agenda wajib yang tidak boleh dilewatkan.

“Setiap Jumat itu khusus pembinaan keagamaan. Anak-anak diarahkan lebih dekat dengan nilai-nilai spiritual,” jelas Ramzah.

Sementara itu, kegiatan belajar mengajar formal tetap berjalan normal dari Senin hingga Kamis. Materi akademik tetap diberikan secara penuh, sehingga siswa tetap memiliki kompetensi yang seimbang.

Menariknya, pendekatan ini tidak membuat siswa tertinggal dalam prestasi. Justru sebaliknya, mereka mulai menunjukkan capaian di berbagai bidang, terutama non-akademik.

Di bidang seni, siswa MTs Al-Khairaat Tondo berhasil menorehkan prestasi di tingkat provinsi. Pada 2025, mereka meraih Harapan Tiga dalam lomba baca puisi.

Ajang tersebut digelar oleh SMK Yadika dan menjadi salah satu kompetisi bergengsi di bidang bahasa Indonesia. 

Baca Juga: Kepala MTs Muhammadiyah Palu Beberkan Dampak Nyata MBG di Kelas

Prestasi itu berlanjut pada tahun berikutnya. Siswa kembali meraih Harapan Satu dalam lomba baca puisi tingkat Kota Palu yang diselenggarakan MGMP.

Tak hanya itu, ekstrakurikuler lain seperti tari dan pramuka juga menjadi andalan sekolah. Bahkan, tim tari berhasil meraih juara tiga tingkat kecamatan pada akhir 2024.

Capaian ini menunjukkan bahwa pembinaan karakter yang kuat tidak menghambat prestasi, justru memperkuat mental siswa dalam berkompetisi.

Selain itu, madrasah ini juga mulai mengembangkan kemampuan bahasa asing. Pada awal 2026, MTs Al-Khairaat Tondo mendapat program penguatan bahasa Inggris dari DPRD Sulawesi Tengah.

Program ini berlangsung selama dua bulan dan hanya diberikan kepada dua sekolah terpilih di daerah tersebut. 

Baca Juga: Kisah MTs Al'Amin Bondoyong: Siswa nikmati Makan Bergizi Gratis, tapi belajar di kelas lapuk dan guru digaji 50 ribu sebulan.

Bagi Ramzah, kesempatan ini menjadi dorongan besar untuk meningkatkan kualitas siswa, khususnya dalam menghadapi tantangan global.

“Ini peluang bagi anak-anak untuk berkembang, bukan hanya di lokal tapi juga ke depan,” katanya.

Dengan kombinasi pembinaan karakter, penguatan spiritual, dan dorongan prestasi, MTs Al-Khairaat Tondo perlahan membangun identitasnya.

Bukan sekadar sekolah biasa, tapi tempat lahirnya generasi yang siap bersaing—dengan akhlak sebagai fondasi utama.***

Editor : Muhammad Awaludin
#MTs Alkhairaat Tondo #sekolah religius #ekstrakurikuler #Pendidikan Palu #prestasi siswa