ILUSTRASI: siswa siswa-siswi SD mengerjakan soal ujian melalui perangkat Chromebook sebagai bagian dari program digitalisasi sekolah.RADAR PALU – Era digital kini benar-benar merambah hingga ke bangku sekolah dasar. SD Inpres Baru mulai membiasakan siswanya bersentuhan dengan teknologi dalam proses evaluasi belajar.
Tidak tanggung-tanggung, ujian siswa kelas 6 kini telah beralih dari kertas ke layar digital. Kepala SD Inpres Baru, Mahlil, menjelaskan bahwa sekolahnya telah menerima bantuan 15 unit Chromebook dari pemerintah pusat pada Selasa (14/4/2026). Perangkat tersebut dimaksimalkan untuk menunjang pembelajaran sekaligus pelaksanaan ujian berbasis daring.
“Ini semester dua kelas 6, sementara sudah berjalan dua hari. Mereka menjawab soal melalui Google Form. Jadi, sudah berbasis digital. Jawaban langsung terekam di sistem, tidak lagi menggunakan kertas,” jelas Mahlil.
Baca Juga: APINDO–KADIN Sampaikan Usulan Strategis RUU Ketenagakerjaan, Soroti Fleksibilitas dan Produktivitas
Meski penggunaan teknologi menjadi tantangan tersendiri bagi siswa sekolah dasar, pihak sekolah telah menyusun jadwal pembelajaran yang sistematis. Khusus untuk siswa kelas 5 dan 6, pendalaman materi teknologi informasi mulai difokuskan pada pengenalan fitur perangkat, seperti pembuatan dokumen hingga pengisian data diri secara digital sebagai persiapan menghadapi Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK).
Selain itu, pihak sekolah juga berencana meningkatkan kapasitas tenaga pendidik melalui pelatihan khusus.
“Di tahun ini kami anggarkan untuk pembelajaran digital. Insya Allah workshop akan dilaksanakan pada bulan Juni, termasuk pelatihan pembuatan presentasi menggunakan Canva,” pungkasnya. (cr1)
Baca Juga: Polres Morut Tangkap Warga Morowali Pengedar Sabu 25,23 Gram
Editor : Agung Sumandjaya