RADAR PALU – Kejuaraan Sampesuvu Cup IX yang diselenggarakan oleh SMA Negeri 1 Palu di Gedung Gelora Bumi Kaktus, Jalan Yos Sudarso, Kota Palu, Kamis (9/04/2026), memperoleh dukungan dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah bersama Asosiasi Futsal Provinsi Sulawesi Tengah. Ajang ini dinilai penting sebagai sarana pembinaan sekaligus pencarian pemain futsal muda berbakat.
Kepala Bidang Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sulteng, Muchsin Pakaya, menyampaikan bahwa pemerintah daerah terus mendukung kegiatan olahraga karena berperan dalam mencetak atlet sejak usia dini.
Baca Juga: Sampesuvu Cup IX Palu Diikuti 1.120 Pelajar
“Alhamdulillah kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari pemerintah provinsi. Ini menjadi wadah untuk mendapatkan bibit-bibit atlet futsal, khususnya dari tingkat SMP dan SMA, baik di Palu maupun se-Sulawesi Tengah,” ujarnya.
Ia menegaskan, potensi atlet muda di daerah cukup besar dan perlu diarahkan melalui pembinaan yang berkelanjutan.
“Kita melihat banyak anak-anak usia muda punya kemampuan. Mereka ini punya kesempatan untuk bisa bertarung di tingkat nasional, bahkan internasional,” tambahnya.
Menurutnya, pemerintah juga akan terus memperkuat kolaborasi dengan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) serta asosiasi cabang olahraga guna meningkatkan prestasi daerah.
“Pemerintah akan terus mendukung, termasuk memperbaiki dan membangun fasilitas olahraga agar prestasi di Sulawesi Tengah bisa meningkat,” jelasnya.
Di sisi lain, Ketua Asosiasi Futsal Provinsi Sulteng, Mafud Masuara, memberikan apresiasi atas konsistensi penyelenggaraan Sampesuvu Cup yang kini memasuki tahun kesembilan. Ia menilai turnamen ini menjadi bukti semangat generasi muda dalam mengembangkan futsal secara mandiri.
“Kami sangat menghargai kegiatan ini karena murni dari inisiatif panitia. Ini luar biasa dan patut didukung,” katanya.
Ia juga menyinggung perkembangan futsal Indonesia yang semakin kompetitif di tingkat dunia.
“Futsal Indonesia saat ini sudah berada di peringkat 15 dunia, ini peluang besar bagi atlet daerah untuk berkembang,” ungkapnya.
Selain itu, ia mengungkapkan akan adanya agenda seleksi nasional yang membuka kesempatan bagi pemain muda Sulteng.
“Pada 5 Mei 2026 akan ada talent scouting U-17 tingkat nasional. Ini kesempatan bagi anak-anak kita untuk bisa masuk tim nasional,” ujarnya.
Ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan turnamen ini untuk menunjukkan kemampuan terbaik.
“Semoga dari kegiatan ini lahir pemain-pemain berbakat yang bisa kita siapkan menuju PON dan bahkan tim nasional,” tutupnya.(mg1)
Editor : Nur Soima Ulfa