RADAR PALU — Nama SMPN 7 Palu semakin diperhitungkan dalam dunia pendidikan di Sulawesi Tengah. Sekolah ini tidak hanya mencatat prestasi di bidang akademik, tetapi juga sukses melahirkan berbagai talenta non-akademik hingga level internasional.
Kepala Sekolah SMPN 7 Palu, Rahmawati, mengatakan capaian tersebut tidak terlepas dari berbagai program inovatif yang dirancang untuk mengembangkan minat, bakat, sekaligus karakter siswa.
Salah satu program yang cukup unik adalah Metomunaka, yang diambil dari bahasa Kaili Tara dan memiliki arti “menjemput siswa”.
“Setiap pagi kami menjemput siswa di pintu gerbang. Itu kegiatan harian yang mungkin boleh dibilang unggulan untuk pembinaan karakter,” kata Rahmawati, Senin (9/3/2026).
Program ini bertujuan menciptakan kedekatan emosional antara guru dan siswa, sekaligus menanamkan nilai disiplin serta rasa saling menghargai sejak siswa memasuki lingkungan sekolah.
Selain itu, sekolah juga memiliki program UBAMI (Unjuk Bakat Minat) yang menjadi wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kemampuan mereka di berbagai bidang.
Nama UBAMI sendiri terinspirasi dari istilah mi instan, namun memiliki filosofi yang justru berlawanan dengan makna instan.
“Ubahlah mi itu menjadi sesuatu yang lebih bermanfaat. Karena tidak ada sesuatu yang instan yang bisa membuat orang lebih, dia harus melalui proses dan pelatihan,” jelas Rahmawati.
Berbagai program tersebut membuahkan hasil yang membanggakan. Pada tahun 2025 lalu, siswa SMPN 7 Palu berhasil meraih Juara Internasional Taekwondo pada kejuaraan yang digelar di Solo dan diikuti peserta dari berbagai negara.
Tak hanya di bidang olahraga, prestasi akademik juga berhasil diraih. SMPN 7 Palu menjadi perwakilan Sulawesi Tengah pada ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) bidang Matematika bersama SMP Al-Azhar Palu.
Di bidang organisasi dan kegiatan siswa, prestasi juga terus bertambah. Tim Palang Merah Remaja (PMR) sekolah ini berhasil meraih juara umum tingkat Kota Palu, sementara tim olahraga juga mencatatkan diri sebagai juara umum futsal.
Bahkan dalam ajang Galasiswa Indonesia (GSI), dua siswa SMPN 7 Palu berhasil terjaring untuk melaju ke tingkat nasional.
Rahmawati menegaskan pihak sekolah akan terus memperkuat program pembinaan karakter, minat, dan bakat siswa agar prestasi yang diraih tidak hanya berhenti di tingkat lokal, tetapi juga mampu bersaing di tingkat nasional hingga internasional.
“Tahun ini di bidang PMR kami tampil sebagai juara umum Kota Palu. Untuk olahraga kami juga juara umum futsal. Bahkan di GSI dua siswa kami terjaring menuju nasional,” ujarnya.***
Editor : Muhammad Awaludin