RADAR PALU - Di awal 2026, ruang aula SD Negeri Model Terpadu Madani Palu tampak berbeda. Bukan rapat biasa, melainkan ruang coba-coba ide baru para guru olahraga.
Dari forum Kelompok Kerja Guru Olahraga (KKGO) SD Palu Timur–Mantikulore, sebuah cabang olahraga yang masih asing bagi banyak orang mulai diperkenalkan: pickleball.
Sebanyak 26 guru olahraga dari berbagai sekolah dasar di Palu Timur dan Mantikulore berkumpul, Jumat (6/2/2026), membahas inovasi pembelajaran yang bisa dibawa ke sekolah masing-masing.
Forum yang menaungi sekitar 60 SD itu ingin mendorong guru olahraga keluar dari pola mengajar yang stagnan.
Ketua KKGO SD Palu Timur–Mantikulore, Hartati Karto Rifai, menilai guru olahraga perlu terus berkreasi agar pelajaran tetap hidup dan relevan.
“Intinya inovasi dan kemitraan dengan pengawas. Guru olahraga tidak boleh monoton,” kata Hartati di sela kegiatan.
Dalam pertemuan rutin bulanan itu, para guru dikenalkan pada pickleball, olahraga yang memadukan unsur tenis lapangan, tenis meja, dan bulu tangkis.
Seorang dosen Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (PJKR) FKIP Untad dihadirkan sebagai pemateri. Setelah pengenalan teori, peserta langsung mempraktikkan permainan di aula dengan tinggi net 91,44 sentimeter.
“Gerakannya ada unsur tenis lapangan, tenis meja, dan pukulan bulu tangkis,” ujar Hartati.
Ia berharap olahraga ini bisa berkembang lewat jalur pendidikan, terlebih pickleball direncanakan tampil sebagai cabang ekshibisi pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) di Morowali, November mendatang.
Menurutnya, sekolah menjadi pintu masuk paling realistis agar olahraga baru ini dikenal luas oleh masyarakat.***
Editor : Muhammad Awaludin