RADAR PALU — Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak lagi sekadar diposisikan sebagai anggaran rutin di SD Inpres 3 Tatura, Kota Palu. Di tangan Kepala Sekolah Delni, dana tersebut justru disulap menjadi investasi prestasi untuk menembus ajang Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N).
Berbekal perencanaan matang, SD Inpres 3 Tatura mengambil langkah berani dengan mendatangkan pelatih profesional dari luar sekolah demi mengasah kemampuan siswa agar mampu bersaing hingga tingkat provinsi bahkan nasional.
Keputusan ini, menurut Delni, bukan keputusan mendadak. Seluruh pembiayaan telah dimasukkan secara resmi dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) 2026, sehingga penggunaan dana BOS tetap akuntabel dan tepat sasaran.
“Kami ingin hasil yang kami capai itu sampai ke tingkat provinsi atau nasional. Karena itu kami memilih membiayai pelatih dari dana BOS,” ujar Delni, Rabu (28/1/2026).
Baca Juga: Tak Mau Jago Olahraga Saja! SDN 1 Tatura Palu Pasang Target Besar Cetak Jawara MIPA & Seni di 2026
Alih-alih membina banyak cabang tanpa arah yang jelas, SD Inpres 3 Tatura justru memilih strategi fokus. Tahun ini, sekolah mengerucutkan pembinaan pada dua cabang unggulan, yakni seni tari dan gambar bercerita, yang dinilai paling potensial mendulang prestasi.
Langkah ini diambil setelah pihak sekolah melihat langsung bakat siswa yang menonjol di bidang kesenian. Menurut Delni, potensi tersebut tidak akan berkembang maksimal tanpa dukungan nyata dari sekolah.
“Jangan kita memilih lima bidang, tapi tidak ada yang berprestasi. Harus ada satu bidang yang benar-benar kita tonjolkan, dan itu butuh dana,” tegasnya.
Persiapan FLS3N pun dilakukan secara serius. Latihan intensif telah dimulai sejak November 2025, jauh sebelum jadwal resmi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Palu diterbitkan. Tujuannya, agar siswa tidak hanya siap secara teknik, tetapi juga matang secara mental saat bertanding.
Bagi Delni, memberikan dukungan kepada siswa tidak cukup dengan motivasi lisan atau hadiah simbolis. Ia memilih pendekatan berbeda: menghadirkan pelatih berkompeten agar pembinaan berjalan profesional dan berstandar lomba.
Dengan strategi ini, SD Inpres 3 Tatura optimistis mampu melahirkan prestasi yang membanggakan, sekaligus menunjukkan bahwa dana BOS bisa dimaksimalkan untuk pengembangan bakat dan prestasi siswa, bukan hanya kebutuhan administratif semata.***
Editor : Muhammad Awaludin