RADAR PALU - Dalam rangka Peringatan Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW, SMAN 1 Dampelas menggelar kegiatan keagamaan yang berlangsung di Masjid Raudatul Ilmi Dampelas, Sabtu (24/1/2026).
Kegiatan ini diikuti oleh lebih dari 200 siswa-siswi, dewan guru, serta dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, di antaranya Kapolsek Dampelas, perwakilan MUI Dampelas, tokoh agama, dan tokoh masyarakat setempat.
Kegiatan ini mengangkat tema “Hikmah Isra Mi’raj dalam Mewujudkan Siswa-Siswi SMAN 1 Dampelas yang Religius, Toleran, dan Berprestasi”, namun dengan fokus pembahasan pada upaya memperbaiki kondisi sosial masyarakat Dampelas melalui penguatan pondasi keagamaan yang kokoh dan pelestarian nilai-nilai budaya kultural lokal.
Sebagai pembawa hikmah Isra Mikraj, Opick Delian Alindra, S.H, alumni SMAN 1 Dampelas yang dikenal sebagai da’i muda dan tokoh pemuda Dampelas, menyampaikan tausiyah yang menyoroti pentingnya sinergi antara agama dan budaya dalam membangun peradaban masyarakat yang bermartabat.
Dalam penyampaiannya, beliau menegaskan bahwa kondisi sosial masyarakat Dampelas ke depan hanya dapat diperbaiki dengan menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai pondasi utama, yang kemudian diperkuat dengan budaya kultural lokal yang lestari dan berakar kuat dalam kehidupan masyarakat.
Menurutnya, agama dan budaya bukanlah dua hal yang saling bertentangan, melainkan saling melengkapi dalam membentuk karakter dan jati diri masyarakat.
Lebih lanjut, Opick Delian Alindra, S.H menjelaskan bahwa hikmah Isra Mikraj mengajarkan umat Islam tentang pentingnya kedisiplinan spiritual melalui salat, yang berdampak langsung pada pembentukan akhlak, etika sosial, serta kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
Salat, kata beliau, menjadi benteng moral yang mampu mencegah berbagai bentuk perilaku menyimpang di tengah masyarakat.
Selain itu, beliau juga mengajak seluruh hadirin untuk menghidupkan kembali budaya saling menasihati, gotong royong, dan musyawarah, sebagai nilai kultural yang sejalan dengan ajaran Islam.
Baca Juga: FKUB Sulteng Gandeng WVI Perluas Program Ngopi Kerukunan, Bahas Perlindungan Anak hingga Ekonomi
Pendekatan dakwah melalui bahasa daerah, adat istiadat, dan kearifan lokal dinilai lebih efektif dalam menyentuh hati masyarakat Dampelas, khususnya generasi muda.
Kegiatan peringatan Isra Mikraj ini juga menjadi ruang refleksi bersama bagi siswa-siswi SMAN 1 Dampelas untuk memahami peran mereka sebagai generasi penerus daerah.
Mereka diharapkan mampu menjadi agen perubahan yang menjunjung tinggi nilai agama, sekaligus menjaga dan melestarikan budaya lokal sebagai identitas masyarakat Dampelas.
Selama kegiatan berlangsung, suasana tampak khidmat dan penuh kekeluargaan. Antusiasme peserta terlihat dari keseriusan mengikuti rangkaian acara serta interaksi positif antara siswa, guru, dan tokoh masyarakat yang hadir.
Melalui kegiatan ini, SMAN 1 Dampelas berharap dapat menanamkan kesadaran kolektif bahwa perbaikan kondisi sosial masyarakat harus dimulai dari pendidikan karakter yang berbasis nilai keagamaan dan kearifan budaya lokal.
Peringatan Isra Mikraj ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan Dampelas yang religius, berbudaya, dan bermartabat.(*/acm)
Editor : Mugni Supardi