Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Kamis Pagi Berburu Sampah, Siswa SD Inpres 1 Tondo Jaga Lingkungan

Ade Safitri • Kamis, 22 Januari 2026 | 15:06 WIB
Siswa SD Inpres 1 Tondo membawa kantong plastik dan karung bekas, menyusuri lingkungan sekitar sekolah demi lingkungan bersih dan sehat.
Siswa SD Inpres 1 Tondo membawa kantong plastik dan karung bekas, menyusuri lingkungan sekitar sekolah demi lingkungan bersih dan sehat.

RADAR PALU– Ada pemandangan berbeda setiap Kamis pagi di sekitar Kelurahan Tondo, Kota Palu. Ratusan siswa SD Inpres 1 Tondo keluar dari gerbang sekolah bukan untuk bermain, melainkan membawa kantong plastik dan karung bekas dari rumah untuk berburu sampah di lingkungan sekitar.

Aksi itu merupakan bagian dari program bertajuk “Bersih Lingkungan Kita Sehat” yang rutin digelar setiap pekan. Setelah senam pagi, para siswa menyisir jalanan, halaman rumah warga, hingga sudut-sudut lingkungan untuk memastikan tidak ada sampah yang berserakan, Kamis (22/1/2026).

Program ini digagas Kepala SD Inpres 1 Tondo, Satria, bekerja sama dengan pengurus RT 003/001 Libur Gaya, Kelurahan Tondo. Kegiatan melibatkan siswa kelas 3 hingga kelas 6, didampingi kepala sekolah, guru, dan seluruh staf sekolah.

“Siswa selesai senam, mereka membawa kantong plastik untuk memungut sampah di sekitar lingkungan masyarakat. Setelah itu dikumpulkan di satu titik,” ujar Satria. 

Sekitar 180 siswa terlibat aktif dalam kegiatan tersebut. Menurut Satria, aksi bersih lingkungan ini bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga menjadi sarana bagi siswa untuk mengenal lingkungan di luar sekolah serta belajar berbaur dengan masyarakat.

Kegiatan ini diharapkan menanamkan kesadaran sejak dini bahwa kebersihan memiliki dampak langsung terhadap kesehatan bersama, baik di lingkungan sekolah maupun di tengah masyarakat.

“Harapan saya, dari kegiatan bersih lingkungan ini, siswa memiliki kesan bahwa kebersihan itu penting untuk kesehatan bersama, bukan hanya di sekolah, tapi juga di lingkungan tempat tinggal mereka,” katanya. 

Lebih dari itu, program ini juga diarahkan untuk membangun karakter dan kepedulian sosial. Satria menegaskan pentingnya menghilangkan sekat antara sekolah dan warga sekitar, sekaligus menanamkan nilai persatuan tanpa membedakan latar belakang.

“Mari kita bersatu membangun sekolah ini tanpa memandang suku. Sekolah adalah cerminan kita semua. Saya ingin membangun kesadaran melalui pembiasaan, seperti guru memberi salam lebih dulu agar siswa terbiasa saling menghargai,” tuturnya.

Tak berhenti di aksi kebersihan, SD Inpres 1 Tondo juga menjalankan program pendidikan karakter lainnya melalui lomba dekorasi kelas tahunan yang digelar setiap 17 Agustus. Kelas paling kreatif, memiliki pojok baca, serta mampu memanfaatkan sampah daur ulang akan mendapatkan bonus uang tunai Rp1 juta dari sekolah.

Strategi ini terbukti efektif. Orang tua siswa turut terlibat, bergotong royong mempercantik ruang kelas anak-anak mereka. Melalui kombinasi aksi bersih lingkungan dan lomba kreatif tersebut, sekolah berupaya membangun budaya bersih, indah, dan peduli lingkungan yang tumbuh dari sekolah dan menyebar ke masyarakat sekitar.***

Editor : Muhammad Awaludin
#siswa berburu sampah #Radar Palu #palu #SD Inpres Tondo #kebersihan lingkungan #pendidikan karakter