RADAR PALU - Transformasi digital pendidikan dasar tak lagi sebatas wacana. Di Kota Palu, sebuah sekolah dasar negeri justru melesat jauh meninggalkan pola lama. SD Negeri 5 Palu kini resmi menyandang status kandidat Sekolah Rujukan Google (SRG)—yang pertama di Sulawesi Tengah.
Langkah progresif ini menjadikan SDN 5 Palu sebagai pionir sekolah digital berbasis teknologi Google di kawasan Indonesia Timur.
Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Asira Husain, sekolah ini sukses mengoptimalkan 60 unit Chromebook bantuan kementerian untuk pembelajaran aktif di kelas.
“Chromebook sudah diterima dan langsung digunakan dalam proses belajar mengajar. Karena itu kami melakukan branding sebagai kandidat Sekolah Rujukan Google,” ujar Asira saat ditemui di lingkungan sekolah, Selasa (20/1/2026).
Perubahan paling mencolok terlihat dari hilangnya tumpukan kertas di ruang guru. Administrasi sekolah, perangkat ajar, hingga buku tamu kini sepenuhnya berbasis digital.
Guru dan siswa telah terbiasa menggunakan Google Workspace for Education, mulai dari Google Classroom, Docs, hingga Forms.
Tak berhenti di digitalisasi administrasi, SDN 5 Palu melangkah lebih ekstrem. Siswa kelas 1 hingga kelas 6 sudah dikenalkan dengan coding sejak pertengahan 2025.
Materi ini masuk langsung ke dalam pembelajaran, bukan sekadar kegiatan ekstrakurikuler.
“Kami mengundang pakar untuk melatih guru secara mandiri. Setelah guru paham, coding langsung diterapkan di kelas,” jelas Asira.
Langkah ini membuat SDN 5 Palu berada satu level di atas sekolah-sekolah lain yang masih berkutat pada tahap perencanaan digitalisasi.
Saat banyak sekolah baru membahas konsep, siswa SDN 5 Palu sudah praktik langsung, mengoperasikan perangkat, berpikir komputasional, dan beradaptasi dengan ekosistem digital global.
Status kandidat Sekolah Rujukan Google membuka jalan SDN 5 Palu menuju pengakuan nasional sebagai model sekolah digital.
Jika lolos verifikasi penuh, sekolah ini berpotensi menjadi rujukan transformasi pendidikan digital bagi sekolah dasar lain di Sulawesi dan Indonesia.
Di tengah tantangan kualitas pendidikan dasar, SDN 5 Palu membuktikan bahwa sekolah negeri pun bisa memimpin inovasi, bahkan di usia siswa yang masih belia.***
Editor : Talib