Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

BAZNAS RI Gelar Pengimbasan TOT Pengajar Al-Quraan Isyarat di SLB ABCD Muhammadiyah Palu

Ade Safitri • Minggu, 7 Desember 2025 | 13:04 WIB

Pengimbasan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Quraan Isyarat 2025 di SLB ABCD Muhammadiyah oleh Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Quraan Isyarat Dr. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., M.A.,
Pengimbasan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Quraan Isyarat 2025 di SLB ABCD Muhammadiyah oleh Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Quraan Isyarat Dr. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., M.A.,

RADAR PALU – Badan Amil Zakat Nasional Republik Indonesia (BAZNAS RI ) geliatkan program Pengimbasan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Quraan Isyarat 2025 di sekolah luar biasa (SLB) ABCD Muhammadiyah pada Sabtu (6/12/2025).

Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan Kementerian Agama (Kemenag) RI sekaligus Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Quraan Isyarat Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah (Disdik Sulteng) Bidang Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) diwakilkan Sintia Dewi Mateka, Dinas Sosial provinsi Sulteng, serta Kementerian Agama provinsi Sulteng.

Kegiatan juga dihadiri oleh alumni TOT 2024 dan 30 peserta terdiri dari guru agama SLB, siswa tuli, hingga dua orang mahasiswa dengar.

TOT merupakan program pemberdayaan alumni TOT bersama BAZNAS RI untuk memberikan pembekalan kepada peserta mulai dari teori hingga praktik membaca dan mengajarkan mushaf Al-Quraan Isyarat.

Pengimbasan tersebut dilaksanakan di 30 titik di seluruh Indonesia. Provinsi Sulawesi Tengah khususnya kota Palu menjadi lokasi terakhir yang dituju.

TOT 2025 sendiri adalah program lanjutan yang sebelumnya diadakan pada tahun 2024 di Kota Palu.

Terhitung tiga kali Kota Palu mendapatkan kesempatan menjadi tuan rumah program TOT. Kegiatan ini dilaksanakan mulai tanggal 6-7 Desember 2025 di SLB ABCD Muhammadiyah Palu. Kegiatan tersebut dibuka oleh PKPLK Sintia.

“Kami berharap, melalui program ini akan melahirkan para pengajar yang memiliki kompetensi dalam menggunakan metode Al-Quraan Isyarat, mampu mendampingi anak-anak berkebutuhan khusus, serta peserta didik bisa menjadi tutor sebaya untuk rekan-rekannya, serta memberikan bimbingan yang menyentuh hati penuh kesabaran dan kasih sayang,” ujar Sintia, Sabtu (6/12/2025).

Dalam sambutannya, Sintia mengajak seluruh peserta untuk mengikuti program TOT dengan sungguh-sungguh agar ilmu yang didapatkan dapat diimplementasikan di lingkungan pendidikan masing-masing dengan harapan manfaatnya dapat menyebar dan menjangkau lebih banyak anak berkebutuhan khusus di seluruh Sulawesi Tengah khususnya kota Palu.

Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Quraan Isyarat sekaligus perwakilan Kemenag RI Deni menyebut tidak ada kriteria khusus bagi tenaga pendidik yang ingin mengajarkan mushaf isyarat.

Namun, kata Deni, sasaran utama TOT ialah orang-orang yang secara praktis menggunakan mushaf Isyarat seperti guru SLB dan wali murid dari anak tuli.

Baca Juga: SMA Muhammadiyah Palu Menggelar Pentas Seni

Pengimbasan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Quraan Isyarat 2025 di SLB ABCD Muhammadiyah oleh Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Quraan Isyarat Dr. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., M.A.,
Pengimbasan Training of Trainer (TOT) Pengajar Al-Quraan Isyarat 2025 di SLB ABCD Muhammadiyah oleh Ketua Tim Penyusun Mushaf Al-Quraan Isyarat Dr. H. Deni Hudaeny Ahmad Arifin, Lc., M.A.,

“Supaya kegiatan TOT tahun lalu yang sudah diselenggarakan itu bisa berdampak dan bisa menularkan ilmunya kepada sahabat tuli yang ada di Palu khususnya atau guru-guru SLB atau teman-teman tuli yang selama ini mungkin belum mendapatkan pelatihan membaca Al-Quraan bahasa isyarat,” lanjutnya.

Deni menyebutkan kegiatan ini kembali diadakan dengan kombinasi fasilitatornya antara tim dari pusat (BAZNAS RI) dan alumni TOT yang sudah mengikuti kegiatan pada tahun sebelumnya.

Dia menambahkan program TOT yang telah digelar berhasil melahirkan para alumni yang mampu menyiarkan mushaf Al-Quran Isyarat. Deni menyebut jika para pengajar masih memerlukan bimbingan, Kemenag RI siap memberikan pendampingan melalui Zoom.

Dia pun berharap kegiatan TOT ini dapat membantu sahabat muslim tuli di Sulawesi Tengah dapat membaca mushaf Al-Quraan yang disusun Kementerian Agama RI, sehingga tidak ada lagi sahabat tuli yang mengalami buta aksara Al-Quraan.(cr1)

Editor : Talib
#buta aksara #bahasa isyarat #Mushaf Isyarat #kota palu #Baznas RI