Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Hari Guru Nasional: Prof Zainal Abidin Soroti Krisis Karakter dan Tuntutan Transformasi Guru di Era Digital

Talib • Selasa, 25 November 2025 | 20:46 WIB

 

Guru Besar UIN Datokarama Palu, Prof Zainal Abidin, saat menyampaikan pandangan tentang peran guru pada peringatan Hari Guru Nasional.
Guru Besar UIN Datokarama Palu, Prof Zainal Abidin, saat menyampaikan pandangan tentang peran guru pada peringatan Hari Guru Nasional.


RADAR PALU - Memperingati Hari Guru Nasional, Guru Besar UIN Datokarama Palu Prof. Dr. KH. Zainal Abidin, M.Ag mengingatkan bahwa pendidikan hari ini berada di tengah pusaran besar perubahan.

Di satu sisi, dunia terus bergerak menuju digitalisasi; di sisi lain, tantangan krisis moral generasi muda kian menguat. Dalam kondisi itu, peran guru menjadi penentu arah masa depan bangsa.

Menurut Prof Zainal, guru bukan lagi sebatas penyampai materi pelajaran. Mereka adalah penjaga nilai, pembentuk karakter, dan figur teladan di tengah derasnya arus informasi yang sering kali tidak tersaring.

“Tugas guru hari ini jauh lebih berat. Mereka harus menjadi pelita bagi peserta didiknya. Anak-anak datang bukan hanya untuk belajar ilmu, tetapi mencari rumah kedua yang memberi bimbingan moral,” jelasnya.

Prof Zainal menilai bahwa dunia pendidikan menghadapi problem mendasar: kemerosotan karakter. Fenomena perilaku impulsif, mudah terpengaruh media sosial, hingga melemahnya etika pergaulan membuat peran guru sebagai pembina karakter semakin vital.

Menurutnya, pendidikan karakter tidak dapat ditanamkan melalui teori semata. Keteladanan adalah kunci utama.


“Guru harus menjadi contoh hidup. Anak-anak lebih cepat meniru perilaku yang mereka lihat daripada memahami nasihat yang mereka dengar,” tegasnya.

 

Selain persoalan karakter, Prof Zainal mengingatkan bahwa guru juga harus siap menghadapi perubahan pola belajar generasi digital. Teknologi mengubah cara anak memahami informasi, sehingga guru diwajibkan untuk adaptif.

“Guru hari ini harus melek teknologi. Perubahan tidak bisa dihindari, dan guru harus menjadi bagian dari perubahan itu, bukan korban,” katanya.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih Besusu Tengah Dinilai Paling Siap di Kota Palu

Ia menekankan bahwa kemampuan digital bukan sekadar mengoperasikan perangkat, tetapi juga memahami etika digital, keamanan informasi, dan cara mengelola konten edukasi yang relevan untuk generasi modern.

 

Dalam momentum Hari Guru Nasional, Prof Zainal menyoroti bahwa kualitas pendidikan mustahil meningkat tanpa perhatian terhadap kesejahteraan dan pelatihan berkelanjutan bagi guru.

Guru menurutnya perlu mendapatkan ruang tumbuh, akses teknologi, serta dukungan profesional agar mampu menjalankan peran strategis sebagai pendidik sekaligus pembina karakter.

 

Di tengah gempuran perubahan zaman, Prof Zainal kembali menegaskan bahwa kualitas masa depan bangsa berada di tangan guru.  “Jika karakter generasi muda kuat, bangsa akan kuat. Guru adalah fondasi itu,” ucapnya.

Peringatan Hari Guru Nasional baginya bukan hanya seremonial tahunan, tetapi momentum untuk memperbaiki perhatian terhadap dunia pendidikan, terutama pada sosok-sosok yang berdiri di garis depan pembentukan generasi bangsa. ***

 

Editor : Talib
#Prof Zainal Abidin #Pendidikan digital #karakter #Hari Guru Nasional #guru