RADAR PALU - Kesadaran masyarakat terhadap keamanan pangan dinilai masih perlu ditingkatkan. Hal inilah yang mendorong Halimum Masrur S.Gz, mahasiswa Magister Ilmu Gizi Universitas Hasanuddin, memanfaatkan media sosial sebagai ruang edukasi yang mudah dijangkau publik.
Melalui konten informatif yang ia sebarkan di berbagai platform media sosial, Halimum menyampaikan prinsip-prinsip dasar keamanan pangan dengan bahasa yang sederhana dan mudah dipahami.
Dalam materi edukasinya, Halimum menjelaskan langkah-langkah penting yang dapat dilakukan masyarakat untuk menghindari masalah kesehatan akibat pangan yang tidak aman, di antaranya:
Mencuci tangan dengan sabun sebelum mengolah dan menyajikan makanan. Memilih bahan pangan yang segar, tidak berbau, tidak berubah warna, dan tidak berlendir.
Menjaga kebersihan peralatan dapur, termasuk talenan, pisau, dan wadah penyimpanan. Memisahkan bahan mentah dan makanan matang untuk mencegah kontaminasi silang.
Memasak makanan hingga matang sempurna, terutama daging, ayam, telur, dan makanan laut. Menyimpan makanan pada suhu aman, baik dalam lemari pendingin maupun wadah tertutup.
Menghindari penggunaan bahan tambahan pangan yang tidak terdaftar atau tidak diketahui keamanannya. Membuang makanan yang tampak rusak atau berbau tidak normal, meskipun tampilannya masih terlihat baik.
"Edukasi berbasis media ini dilakukan untuk menjangkau masyarakat yang lebih luas, sekaligus menekan potensi terjadinya kasus keracunan makanan yang dapat muncul akibat kurangnya informasi tentang keamanan pangan," sebutnya.
Dengan penyampaian yang konsisten dan mudah diakses, Halimum berharap masyarakat semakin sadar akan pentingnya menerapkan langkah-langkah sederhana tersebut demi menjaga kesehatan keluarga.
Menurut Halimum, pemanfaatan media adalah bentuk kontribusi nyata akademisi dalam mendukung kesehatan masyarakat.
Ia menegaskan bahwa upaya edukasi yang tepat dapat dilakukan tanpa harus turun langsung ke lapangan, namun tetap memberikan dampak positif dan memperkuat kesadaran kolektif terhadap keamanan pangan.(*/acm)
Editor : Mugni Supardi