Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Laksanakan RTL Bersama BPMP Sulteng, SDN 23 Palu Perbaiki dan Tingkatkan Mutu Pembelajaran

Nur Soima Ulfa • Kamis, 6 November 2025 | 18:29 WIB

SUASANA CAIR: Suasana cair dan tidak selalu menegangkan mewarnai wawancara RTL yang dijalani oleh  Tasdi Agung Kurniawan, guru olahraga oleh  Yustatik selaku Widyaprada Ahli Madya BPMP Sulteng.
SUASANA CAIR: Suasana cair dan tidak selalu menegangkan mewarnai wawancara RTL yang dijalani oleh Tasdi Agung Kurniawan, guru olahraga oleh Yustatik selaku Widyaprada Ahli Madya BPMP Sulteng.
RADAR PALU – SD Negeri 23 Palu untuk pertama kalinya laksanakan Rencana Tindak Lanjut (RTL) yang dilakukan oleh Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sulawesi Tengah pada Rabu (5/11/2025). RTL dilakukan bertujuan untuk memperbaiki serta meningkatkan mutu pembelajaran di sekolah.

“Tujuan awalnya merupakan SDN 23 dalam perbaikan mutu pendidikan. Alhamdulillah SDN 23 dapat memiliki program kolaboratif,” ucap Kepala SDN 23 Palu, Sri Handayani kepada Radar Palu Jawa Pos Group.

Kegiatan RTL tersebut mencakup pembuatan rencana kerja jangka menengah (RKJM), rencana kerja tahunan (RKT), pembuatan program mitra kurikuler, ekstrakulikuler, dan kokurikuler, rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) deep learning dengan 8 kopemtensi kelulusan berbasis menyenangkan, serta rencana kerja anggaran sekolah (RKAS).

Sebagai sekolah yang berstatus sebagai imbasan, SDN 23 mendorong program kolaboratif antarsekolah yang telah berkemajuan.  Di antara mitra sekolahnya, yakni SMPN 15 Palu, SMP GKST Palu, dan SMPN Model Terpadu Madani. Dengan kolaborasi ini, SDN 23 Palu mendapatkan transferan ilmu dari sekolah lain salah satunya SMPN Madani.

Dari itu, Sri Handayani mengungkapkan RTL yang dikerjakan datang dari SMP Model terpadu Madani Palu.  “Hari ini kami melaksanakan RTL-nya dari SMP Madani tersebut dan didampingi oleh pihak BPMP,” lanjutnya.

JELASKAN: Kepala SDN 23 Palu, Sri Handayani  saat menjelaskan kepada Yustatik selaku Widyaprada Ahli Madya BPMP Sulteng dalam sesi wawancara  RTL.
JELASKAN: Kepala SDN 23 Palu, Sri Handayani saat menjelaskan kepada Yustatik selaku Widyaprada Ahli Madya BPMP Sulteng dalam sesi wawancara RTL.

Terdapat enam guru yang terlibat yaitu Kepsek Sri dan Rosna Susiana tim penyusun RKJM sekolah, guru olahraga Tasdi Agung Kurniawan pembuat program kurikuler, intrakulikuler, dan ekstrakulikuler, serta wali kelas 6 Diniarti Nur selaku pelaksana pembelajaran deep learning, Ari Operator dapodik Ari, Oi selaku bendahara Bantuan Operasional Sekolah (BOS), dan Iin bendahara barang.

Sri Handayani pun berharap dengan dilaksanakannya RTL, sekolah semakin maju dan inovatif, kepribadian siswa semakin baik, sehingga sekolah dapat memenuhi harapan orang tua dan masyarakat untuk pendidikan yang berkualitas dan inklusif.

Pendampingan ini dilakukan oleh Yustatik selaku Widyaprada Ahli Madya di BPMP Provinsi Sulawesi Tengah. Dalam pendampingannya, Yustatik melakukan empat metode yaitu observasi langsung di kelas, wawancara, pengisian instrumen berupa angket, dan pengumpulan dokumen sebagai bukti.

“Saya mewawancara tadi yang ada di instrumen. Semuanya menjawab dengan bagus, dengan benar sesuai dengan kondisi yang ada di sekolah ini. Karena saya melihat langsung di lapangan,” ujar BPMP Yustatik.

 Kata Yustatik, selanjutnya sekolah akan diberikan workshop terkait pendidikan dari Dinas Pendidikan Kota Palu dan BPMP Provinsi Sulteng. “Mudah-mudahan kegiatan ini berjalan baik, lancar sesuai dengan pengisian instrumen itu bisa memenuhi indikator-indikator atau bukti-bukti fisik, ya yang diminta di instrumen tersebut. Jadi, bukan rekayasa,” tutup Yustatik.(cr1)

Editor : Nur Soima Ulfa
#Kepala SDN 23 Palu Sri Handayani #BPMP Provinsi Sulawesi Tengah #SD Negeri 23 Palu #BPMP