Bunda Wiwik: APBD Harus Membangun Manusia dan Keluarga

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Jumat, 9 Oktober 2026 | 12:43 WIB
Hj. Wiwik Jumatul Rofi
Hj. Wiwik Jumatul Rofi'ah (FOTO: HUMAS FRAKSI PKS DPRD SULTENG)

RADAR PALU — Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Sulawesi Tengah menekankan agar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2027 juga berorientasi pada pembangunan manusia dan penguatan ketahanan keluarga.

Pendidikan, kesehatan, serta perlindungan perempuan dan anak harus menjadi bagian integral dari pembangunan daerah.

Penegasan itu disampaikan Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Hj. Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag, MH dalam rapat paripurna dengan agenda Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD 2027, Rabu (7/10/2026).

Baca Juga: Bunda Wiwik Paparkan Gerakan Pengarusutamaan Keluarga di Banggai

“APBD harus membangun manusia dan keluarga. Pendidikan, kesehatan, perlindungan perempuan dan anak serta ketahanan keluarga harus menjadi bagian integral dari pembangunan Sulawesi Tengah,” ujar legislator yang akrab disapa Bunda Wiwik tersebut.

Bunda Wiwik, yang juga menjabat Sekretaris Komisi IV DPRD Sulawesi Tengah dan Ketua Bidang Perempuan dan Keluarga (Bipeka) DPW PKS Sulawesi Tengah, mengatakan bahwa menempatkan ketahanan keluarga sebagai perhatian penting dalam arah kebijakan anggaran.

Olehnya itu, Fraksi PKS meminta agar program yang dibiayai APBD menjawab kebutuhan nyata masyarakat.

Baca Juga: HUT Kota Palu: “Moving In Action”, Bunda Wiwik: Saatnya Bergerak dan Bertindak Nyata

Dalam pandangan umumnya, Fraksi PKS juga menekankan pentingnya anggaran berbasis kinerja. Setiap program harus memiliki target, indikator, dan hasil yang terukur agar manfaatnya bagi masyarakat dapat dievaluasi.

Pada aspek pendapatan, Fraksi PKS mendorong penguatan kemandirian fiskal melalui peningkatan pendapatan asli daerah (PAD). Upaya tersebut harus dilakukan dengan cara yang sehat, adil, dan tidak membebani masyarakat.

Adapun pada bidang ekonomi, APBD diharapkan mampu memperluas kesempatan usaha, menciptakan lapangan kerja, serta meningkatkan pendapatan masyarakat. Fraksi PKS menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi harus memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan warga.

Baca Juga: Perempuan Pelopor Kebaikan, Bunda Wiwik Ajak Perempuan Perkuat Diri dan Menginspirasi Sesama

Penekanan tersebut menjadi dasar sikap Fraksi PKS dalam pembahasan RAPBD 2027, dengan menempatkan pembangunan manusia, ketahanan keluarga, dan penguatan ekonomi masyarakat sebagai perhatian utama.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
APBD 2027 Fraksi DPRD Sulteng pendidikan kesehatan