Ratna Soroti Mebeler Sekolah dan Perhatian untuk Pendidikan Inklusif di Palu

Annisa Wibdy • Dipublikasikan Selasa, 29 September 2026 | 07:38 WIB
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu, Ratna Mayasari Agan. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.
Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu, Ratna Mayasari Agan. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.

RADAR PALU - Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu, Ratna Mayasari Agan, mengapresiasi capaian Dinas Pendidikan Kota Palu yang meraih enam penghargaan tingkat Provinsi Sulawesi Tengah. Di tengah capaian tersebut, Ratna meminta peningkatan fasilitas sekolah tetap menjadi perhatian, termasuk mebeler dan sarana pendidikan inklusif.

Apresiasi itu disampaikan Ratna dalam pembahasan anggaran bersama Dinas Pendidikan Kota Palu. Senin, (28/9/2026). Ia menilai penghargaan yang diraih menunjukkan adanya kinerja positif dalam pengelolaan pendidikan, termasuk pemanfaatan digitalisasi pendidikan.

“Saya mau mengucapkan dulu selamat kepada Dinas Pendidikan Kota Palu yang sudah berhasil meraih enam penghargaan tingkat provinsi. Salah satunya itu terkait dengan daerah teraktif dalam pemanfaatan digitalisasi pendidikan,” ujar Ratna dalam rapat badan anggaran. 

Baca Juga: Rumah Sakit di Palu Disebut Kerap Penuh, Abdurahim Dorong Puskesmas Diperkuat

Namun, Ratna mengingatkan agar capaian tersebut juga diikuti dengan peningkatan fasilitas belajar di sekolah. Ia menyebut pada pembahasan anggaran 2025 lalu dirinya sempat menitipkan program bantuan mebeler untuk mendukung kenyamanan aktivitas belajar siswa.

Menurutnya, ruang belajar yang nyaman dan ditunjang fasilitas yang memadai dapat mendukung semangat belajar peserta didik.

“Karena dengan ruangan yang nyaman, fasilitas yang baik, tentunya akan meningkatkan semangat belajar,” katanya.

Baca Juga: Ketua FKUB Sulteng : Peran Babinsa Merawat Harmoni dan Keutuhan NKRI

Ratna kemudian menanyakan realisasi bantuan mebeler untuk SMP Negeri 6 Palu yang sebelumnya telah disampaikan kepada Dinas Pendidikan. Ia juga meminta perhatian tidak hanya diberikan kepada sekolah negeri, tetapi turut mencakup sekolah swasta yang membutuhkan dukungan.

Salah satu yang menjadi perhatian Ratna adalah pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus melalui sekolah inklusif. Ia meminta Dinas Pendidikan memperhatikan kebutuhan sarana dan ruang belajar bagi siswa yang mengikuti pendidikan inklusif di Kota Palu.

“Selain sekolah negeri menjadi tanggung jawab kita bersama adalah sekolah swasta yang ada di Kota Palu. Salah satunya ada sekolah SLB untuk anak-anak tingkat sekolah dasar,” ujarnya.

Baca Juga: Ditahan Imbang Malaysia, Ini Peluang Timnas Indonesia ke Final FIFA ASEAN Cup 2026

Ratna menilai kebutuhan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus memiliki karakteristik yang berbeda sehingga dukungan fasilitas juga perlu disesuaikan. Menurutnya, ruang belajar yang layak menjadi salah satu bagian penting dalam menunjang proses pendidikan mereka.

“Karena ruang belajar terkait dengan anak-anak yang sehat dan sedikit terjadinya keterbelakangan itu menjadi beda. Kebutuhannya juga menjadi beda,” kata Ratna.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu Hardi, mengapresiasi perhatian Ratna. Ia memastikan sejumlah program yang menjadi perhatian anggota DPRD telah ditindaklanjuti, termasuk fasilitas di SMP Negeri 6 Palu dan pendidikan inklusif.

Baca Juga: Perempuan 16 Tahun Nyaris Lompat dari Tower PLN Silae, Tim SAR Berhasil Evakuasi

“Untuk inklusi itu sudah kita amankan, sudah selesai kita sudah aman itu,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Kota Palu.

Ia juga menyampaikan bahwa SMP Negeri 6 Palu tengah disiapkan menjadi sekolah dengan fasilitas perpustakaan digital. Menurutnya, perpustakaan tersebut ditargetkan selesai pada bulan berikutnya dan menjadi salah satu fasilitas digital pendidikan yang menonjol di Sulawesi.

“SMP 6 sudah dan alhamdulillah perpustakaan digital pertama di Sulawesi Tengah, bahkan di Sulawesi itu ada di SMP 6 Palu,” katanya.

Baca Juga: Kenang 8 Tahun Bencana Palu, Alumni MAN 2 Gelar Dzikir Akbar dan Munajat Kebangsaan

Pembangunan perpustakaan digital tersebut dilakukan melalui kerja sama dengan salah satu pengusaha dari Jakarta. Dinas Pendidikan berharap fasilitas itu nantinya dapat menjadi salah satu contoh pengembangan layanan pendidikan berbasis digital di Kota Palu.

Editor : Annisa Wibdy
Ratna Mayasari Agan Dinas Pendidikan Palu SMP Negeri 6 Palu DPRD Kota Palu Pendidikan inklusif