RADAR PALU — Wakil Ketua Fraksi PKS DPRD Sulawesi Tengah, Takwin S.Sos.I, turun langsung mengemudikan ambulans untuk mengantarkan jenazah seorang warga, Rabu (23/9/2026).
Jenazah tersebut bernama Santi, perempuan berusia 44 tahun. Jenazah dijemput dari Jalan Kelapa Gading untuk kemudian diantarkan menuju rumah duka di Desa Tolongano, Banawa Selatan. Pihak keluarga yang menerima jenazah adalah Ibu Surya.
Perjalanan menuju rumah duka tidak berlangsung melalui medan yang mudah. Ambulans harus melewati akses jalan yang belum beraspal, sempit dan gelap, dengan kondisi jalan yang di sejumlah bagian tampak dikelilingi semak dan vegetasi.
Baca Juga: Ranperda Pengaturan Jalan Umum Disahkan, Takwin: Penting untuk Rakyat
Kondisi medan tersebut sebagaimana terlihat dalam dokumentasi perjalanan. Pada malam hari, penerangan sangat terbatas sehingga perjalanan sangat mengandalkan sorotan lampu kendaraan. Jalur yang sempit dan permukaan jalan yang tidak beraspal membuat ambulans harus melaju dengan penuh kehati-hatian.
Dalam kondisi tersebut, Takwin tetap berada di balik kemudi untuk memastikan jenazah dapat diantarkan hingga mendekati rumah duka. Perjalanan melalui jalur tersebut menjadi bagian dari pelayanan kemanusiaan kepada keluarga yang tengah berduka.
Bagi keluarga, pengantaran jenazah bukan sekadar perjalanan dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Kondisi medan menuju rumah duka membuat dukungan transportasi ambulans menjadi sangat berarti, terutama ketika akses menuju permukiman tidak mudah dilalui kendaraan.
Baca Juga: HUT ke-74 Donggala, Takwin Dorong Pembangunan Merata dan Penguatan Ekonomi Masyarakat
Keterlibatan langsung Takwin sebagai pengemudi ambulans juga menunjukkan pelayanan yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Ia tidak hanya mendampingi dari sisi administratif, tetapi ikut berada dalam perjalanan hingga jenazah tiba di tujuan.
Pengantaran jenazah Santi, 44 tahun, tersebut dilakukan pada Rabu, 23 September 2026, dari Jalan Kelapa Gading menuju Desa Tolongano, Banawa Selatan.
Dokumentasi perjalanan memperlihatkan bagaimana ambulans harus melewati jalur yang gelap, sempit dan belum beraspal sebelum mencapai kawasan rumah duka.(***)
Editor : Muchsin Siradjudin