Perempuan Pelopor Kebaikan, Bunda Wiwik Ajak Perempuan Perkuat Diri dan Menginspirasi Sesama

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Senin, 21 September 2026 | 08:46 WIB
PEMBICARA: Kegiatan yang melibatkan unsur Majelis Taklim, PKK, dan WIA tersebut menghadirkan Hj. Bunda Wiwik Jumatul Rofi’ah sebagai pembicara.(FOTO: HUMAS PKS SULTENG/RADAR PALU).
PEMBICARA: Kegiatan yang melibatkan unsur Majelis Taklim, PKK, dan WIA tersebut menghadirkan Hj. Bunda Wiwik Jumatul Rofi’ah sebagai pembicara.(FOTO: HUMAS PKS SULTENG/RADAR PALU).

RADAR PALU — Semangat perempuan untuk menjadi penggerak kebaikan di lingkungan keluarga dan masyarakat menjadi tema utama dalam kegiatan Talkshow dan Dzikir Bulanan Kolaborasi Tiga Organisasi se-Kalukubula, yang digelar di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Lando, Kalukubula, Sabtu (19/9/2026).

Kegiatan yang melibatkan unsur Majelis Taklim, PKK, dan WIA tersebut menghadirkan Hj. Bunda Wiwik Jumatul Rofi’ah, S.Ag., M.H. sebagai pembicara. Tema yang diangkat yakni “Perempuan Pelopor Kebaikan: Bahagia Dirinya, Menginspirasi Sesamanya”, dengan pesan utama “Menguatkan Diri, Menginspirasi Negeri.” 

Dalam materi Perempuan Pelopor Kebaikan, Bunda Wiwik menguraikan sejumlah gagasan yang menempatkan perempuan sebagai bagian penting dalam membangun lingkungan yang positif, dimulai dari diri sendiri, keluarga, hingga masyarakat.

Baca Juga: Bunda Wiwik Laporkan Hasil Konsultasi Raperda Penyelenggaraan Pendidikan

Kebaikan Dimulai dari Diri Sendiri
Salah satu pesan utama yang disampaikan adalah bahwa setiap perempuan dapat menjadi pelopor kebaikan. Materi tersebut menekankan bahwa kesempatan berbuat baik tidak hanya terbatas kepada orang yang memiliki jabatan, harta, atau kedudukan tertentu.

Kebaikan dapat dilakukan oleh siapa saja melalui kemampuan dan kondisi yang dimiliki. Dalam materi tersebut, hubungan antara kebaikan, keberkahan, dan kebahagiaan juga menjadi salah satu pesan yang ditekankan. 

Bunda Wiwik juga mengajak perempuan untuk tidak hanya bertanya mengenai apa yang dapat membuat dirinya bahagia, tetapi juga memikirkan apa yang dapat dilakukan agar orang lain merasakan kebahagiaan.

Baca Juga: Bunda Wiwik Hadiri Muswil I BMIWI Sulawesi Tengah dan Seminar Parenting

Materi tersebut mengaitkan kebahagiaan dengan ketenangan hati, kedekatan kepada Allah, serta perbuatan baik kepada sesama. 

Tidak Meremehkan Kebaikan Sekecil Apa Pun
Pesan berikutnya adalah pentingnya tidak meremehkan kebaikan sekecil apa pun. Materi yang disampaikan mengingatkan bahwa kebaikan yang tampak sederhana—seperti membantu, berbagi, mendengarkan, maupun memberikan perhatian—tetap memiliki nilai.

Karena itu, perempuan didorong untuk tidak menunggu memiliki kemampuan besar sebelum berbuat baik. Kebaikan kecil yang dilakukan secara konsisten dapat menjadi bagian dari perubahan yang lebih luas. 

Baca Juga: Terima Massa Aksi Sambil Lesehan di Aspal, Bunda Wiwik Jawab Semua Tuntutan Mahasiswa

Perempuan sebagai Pengajak Kebaikan
Bunda Wiwik juga menempatkan perempuan bukan hanya sebagai pelaku kebaikan, tetapi juga sebagai pengajak kebaikan.

Dalam materi tersebut, perempuan yang mengajak orang lain melakukan kebaikan digambarkan memiliki peran sebagai pelopor. Ketika seseorang mengajak orang lain melakukan kebaikan, manfaatnya dapat berkembang karena kebaikan tersebut kemudian diikuti oleh orang lain. 

Pesan ini kemudian diperluas melalui gagasan bahwa kebaikan dapat menular. Satu orang yang memulai kebaikan dapat menginspirasi orang lain untuk melakukan hal serupa, sehingga berkembang menjadi tindakan bersama dan gerakan sosial di lingkungan sekitar. 

Baca Juga: Bunda Wiwik Dorong Perempuan Sulteng Lebih Aktif Terlibat dalam Politik

Perempuan Saling Menguatkan
Materi juga menekankan pentingnya perempuan untuk saling menguatkan, bukan saling menjatuhkan.

Perempuan digambarkan sebagai mitra dalam kebaikan. Ketika ada yang lemah, yang lain dapat memberikan dukungan; ketika ada yang jatuh, yang lain membantu bangkit; dan ketika ada yang berhasil, keberhasilan tersebut dapat menjadi sumber inspirasi bagi sesama. 

Selain itu, membantu orang lain juga dipandang sebagai bagian dari membantu diri sendiri. Dukungan, penguatan, dan berbagi kepada sesama dapat memberikan manfaat bagi kehidupan bersama. 

Baca Juga: Bunda Wiwik Apresiasi Penangkapan Tersangka Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu

Lima Langkah Menjadi Pelopor Kebaikan
Dalam materi tersebut, Bunda Wiwik merumuskan lima langkah menjadi pelopor kebaikan, yakni, mulai dari diri sendiri, mulai dari hal-hal kecil, mulai dari orang terdekat, ajak orang lain dan jadikan kebaikan sebagai kebiasaan. 

“Kelima langkah tersebut menempatkan perubahan sebagai proses yang dimulai dari tindakan sederhana dan dilakukan secara berkelanjutan,”katanya. 

Pada bagian lain, materi tersebut menggambarkan bagaimana satu kebaikan dapat berkembang menjadi inspirasi bagi banyak orang. Kebaikan yang dilakukan seseorang dapat dilihat, ditiru, kemudian diteruskan oleh orang lain di lingkungan keluarga maupun masyarakat. 

Baca Juga: Bunda Wiwik Dorong Penguatan Anggaran Ketahanan Keluarga dalam KUA-PPAS Sulteng 2027

Perempuan sebagai Penggerak di Keluarga dan Masyarakat
Melalui kegiatan tersebut, perempuan diajak melihat perannya secara lebih luas. Tidak hanya menjalankan peran dalam keluarga, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan sosial yang saling mendukung.

Pada bagian penutup materi, peserta diajak membawa pulang bukan hanya pengetahuan, tetapi juga tekad untuk menjadi pribadi yang lebih dekat dengan Allah, lebih baik kepada keluarga, lebih peduli terhadap lingkungan, gemar berbagi, serta menjadi orang pertama yang memulai kebaikan. 

Kegiatan Talkshow dan Dzikir Bulanan tersebut diharapkan menjadi ruang untuk memperkuat wawasan dan semangat perempuan dalam menghadirkan kebaikan di lingkungan masing-masing.

Baca Juga: Dukung Gerakan Pangan Murah, Bunda Wiwik Bagi Paket Sembako Saat Reses

Ketua panitia kegiatan, Mega Lapasere, yang juga tercantum sebagai perwakilan Majelis Taklim Al-Ukhuwah, turut mengoordinasikan kegiatan kolaborasi tersebut. Kegiatan  berlangsung pukul 14.00–17.00 WITA di Masjid Al-Ukhuwah, Jalan Lando, Kalukubula.(***)

Editor : Muchsin Siradjudin
Menawarkan gagasan Menginspirasi Perempuan pelopor Bunda Wiwik