Alfiani Desak PLN Benahi Jaringan Listrik di Desa-Desa Poso

Annisa Wibdy • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 08:30 WIB
Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah dari daerah pemilihan Poso, Alfiani Eliata Sallata. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.
Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah dari daerah pemilihan Poso, Alfiani Eliata Sallata. FOTO: Annisa Nurul Wibdy.

RADAR PALU - Anggota Komisi III DPRD Sulawesi Tengah dari daerah pemilihan Poso, Alfiani Eliata Sallata, meminta PT PLN memperhatikan kondisi jaringan listrik di sejumlah desa di Kabupaten Poso yang hingga kini belum mendapat suplai listrik secara optimal.

Hal itu disampaikan Alfiani dalam rapat dengar pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulteng bersama PLN UP3 Palu, di ruang baruga lantai 3 DPRD Sulteng. Selasa, (15/9/2026), membahas permasalahan pemadaman listrik yang terjadi sejak 28 Agustus 2026.

Alfiani mengapresiasi kehadiran PLN dalam RDP tersebut. Menurutnya, penjelasan PLN memberikan gambaran kepada DPRD mengenai kondisi kelistrikan sekaligus solusi jangka pendek yang tengah disiapkan.

Baca Juga: Komisi III DPRD Sulteng Desak PLN Optimalkan Sumber Energi Lokal

Salah satu solusi yang dibahas yakni rencana penyewaan pembangkit listrik tenaga diesel (PLTD) di wilayah Poso dan Kota Palu. Alfiani berharap langkah tersebut segera direalisasikan untuk membantu mengatasi persoalan pemadaman listrik.

“Ini harapannya kita dorong bersama untuk secepatnya dilaksanakan agar langkah awal, langkah jangka pendek untuk penyelesaian pemadaman listrik ini bisa terselesaikan,” kata Alfiani.

Selain solusi jangka pendek, Alfiani menilai diperlukan langkah jangka panjang untuk mengantisipasi gangguan pasokan listrik akibat fenomena El Nino. Menurutnya, kondisi tersebut telah diprediksi sejak awal tahun dan memasuki puncaknya pada Agustus hingga September.

Baca Juga: Polsek Palu Barat Tangkap Pelaku Curanmor dan Curat, Kerugian Rp21 Juta

Ia menyebut dampak El Nino turut memengaruhi sumber energi pembangkit, termasuk PLTA Sulewana. Karena itu, menurut Alfiani, mitigasi seharusnya dapat dilakukan lebih awal untuk mengantisipasi gangguan pasokan listrik.

“Dampak El Nino ini akan berdampak juga terhadap suplai listrik kita karena salah satu sumber utama yaitu PLTA Sulewana yang terdampak,” ujarnya.

Di luar persoalan pemadaman, Alfiani juga membawa sejumlah keluhan masyarakat di Kabupaten Poso terkait jaringan listrik yang belum stabil. Berdasarkan hasil reses, ia menemukan masih ada desa yang aliran listriknya belum berjalan dengan baik, termasuk persoalan kabel dan tiang listrik yang belum memadai.

Baca Juga: Lima Kades Menanti Eksekusi, Bupati Banggai Diberi Waktu 21 Hari

Ia mencontohkan Desa Bo'e di pinggiran Danau Poso yang masih mendapat keluhan terkait aliran listrik. Keluhan serupa juga disampaikan masyarakat di Bancea yang membutuhkan dukungan jaringan listrik yang lebih baik.

Alfiani juga menyampaikan kebutuhan listrik di sejumlah wilayah lain, seperti Wayura, Talabosa, Napu, Tamba di Lore Timur, serta Desa Bewa di Lore Selatan. Sejumlah wilayah tersebut, kata dia, masih membutuhkan pemasangan maupun penguatan jaringan listrik.

Menurut Alfiani, kebutuhan jaringan listrik yang memadai juga penting untuk mendukung masyarakat yang tinggal di kawasan sekitar Danau Poso dan wilayah yang berbatasan dengan kawasan hutan. Ia berharap PLN dapat meningkatkan kualitas jaringan sekaligus memperluas akses listrik ke desa-desa yang belum teraliri secara optimal.

Baca Juga: Ahmad Ali Siapkan Kantor IKA Untad dan Gedung FEB

“Ini keluhan masyarakat yang saya sampaikan. Di Poso ini, sumber listriknya hampir semua desa-desa sekitar kita reses ini keluhannya listrik,” tegas Alfiani. 

Ia berharap kerja sama ini akan terus berlanjut, koordinasi yang baik sehingga bersama-sama memberikan kontribusi yang baik terkait kelistrikan di Sulawesi Tengah dan mensukseskan berani menyalanya Gubernur Sulawesi Tengah.

Editor : Annisa Wibdy
pemadaman listrik Kelistrikan Poso Alfiani DPRD Sulteng pln