Sekwan DPRD Sulteng Hadiri Haul ke-5 Habib Saggaf Bin Muhammad Aljufri

Muchsin Siradjudin • Dipublikasikan Sabtu, 8 Agustus 2026 | 19:58 WIB
HAUL: Sekwan DPRD Sulteng, Moh. Sadly Lesnusa, menghadiri Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri yang berlangsung di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (8/8/2026).(FOTO: HUMAS DPRD SULTENG/RADAR PALU).
HAUL: Sekwan DPRD Sulteng, Moh. Sadly Lesnusa, menghadiri Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri yang berlangsung di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (8/8/2026).(FOTO: HUMAS DPRD SULTENG/RADAR PALU).

RADAR PALU — Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Sadly Lesnusa, menghadiri Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri yang berlangsung di Pondok Pesantren Alkhairaat Madinatul Ilmi Dolo, Kabupaten Sigi, Sabtu (8/8/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mengenang, mendoakan, serta mengambil hikmah dari perjalanan dakwah dan pengabdian Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, sekaligus mempererat silaturahmi dan ukhuwah dalam kehidupan masyarakat.

Haul turut dihadiri Gubernur Sulawesi Tengah Dr. H. Anwar Hafid, M.Si., Bupati Sigi Mohamad Rizal Intjenae, keluarga besar Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, unsur Forkopimda, alim ulama, kiai, habaib, pimpinan organisasi kemasyarakatan Islam, para kepala OPD lingkup Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, jajaran Pemerintah Kabupaten Sigi, serta keluarga besar dan Abnaulkhairaat.

Baca Juga: Bunda Wiwik Dorong Penguatan Anggaran Ketahanan Keluarga dalam KUA-PPAS Sulteng 2027

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tengah menyampaikan bahwa pelaksanaan haul merupakan momentum penuh hikmah untuk mengenang perjalanan dakwah dan pengabdian Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, mendoakan beliau, serta meneladani nilai-nilai keilmuan, akhlak, dan perjuangan beliau dalam membina umat dan mengembangkan pendidikan Islam melalui Alkhairaat.

Gubernur menegaskan bahwa pembangunan daerah hendaknya berjalan seiring dengan pembangunan manusia. Kemajuan Sulawesi Tengah perlu dibangun di atas masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, memiliki kepedulian sosial, serta menjunjung tinggi nilai persaudaraan dan kebersamaan.

Komitmen tersebut antara lain diwujudkan melalui Program BERANI BERKAH yang diarahkan untuk memperkuat kehidupan keagamaan, pembinaan akhlak, toleransi, serta pengamalan nilai-nilai kebaikan dan kearifan lokal dalam kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Bunda Wiwik Desak Polisi Segera Tangkap Pelaku Pembunuhan Satu Keluarga di Duyu

Gubernur juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk senantiasa menjaga persatuan, keamanan, dan ketenteraman daerah, serta memperkuat ukhuwah dan kepedulian antarsesama dalam mendukung pembangunan Sulawesi Tengah menuju Sulteng Nambaso.

Sementara itu, Sekretaris DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Moh. Sadly Lesnusa, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri.

Menurutnya, haul merupakan momentum yang sarat makna untuk mengenang, mendoakan, serta mengambil hikmah dari perjalanan dakwah, keilmuan, dan pengabdian Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri kepada umat.

Baca Juga: Bunda Wiwik: Tata Kelola Pemerintahan yang Akuntabel sebagai Fondasi Kepercayaan Publik

“Haul ini menjadi momentum untuk mengenang dan mendoakan Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri, sekaligus mengingat kembali perjuangan dan pengabdian beliau. Nilai keilmuan, akhlak, persaudaraan, serta kepedulian terhadap umat merupakan teladan yang sangat berharga dan patut kita jaga serta teruskan,” ujar Moh. Sadly Lesnusa.

Ia menilai, pesantren, ulama, habaib, dan lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran penting dalam menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak, ilmu pengetahuan, dan kepedulian sosial kepada generasi penerus.

“Pendidikan tidak hanya membentuk kecerdasan, tetapi juga menumbuhkan akhlak dan kepribadian yang baik. Karena itu, peran pesantren, ulama, habaib, dan lembaga pendidikan keagamaan sangat penting dalam membimbing generasi agar memiliki ilmu, iman, akhlak, serta kepedulian terhadap sesama,” jelasnya.

Baca Juga: Reses, Takwin Serap Aspirasi Infrastruktur, Pertanian hingga Layanan Kesehatan

Lebih lanjut, Moh. Sadly Lesnusa menekankan pentingnya menjaga ukhuwah dan toleransi sebagai bagian dari kekuatan masyarakat Sulawesi Tengah yang hidup dalam keberagaman.

Menurutnya, ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah perlu senantiasa dirawat sebagai landasan dalam membangun kehidupan masyarakat yang penuh kedamaian, saling menghormati, dan menjunjung tinggi persaudaraan.

“Persaudaraan dan toleransi merupakan amanah yang perlu kita jaga bersama. Dengan saling menghormati, mempererat silaturahmi, dan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, insyaallah kehidupan masyarakat akan senantiasa diliputi kedamaian, ketenteraman, dan keharmonisan,” ungkapnya.

Baca Juga: Kundapil di Bangkep, Sri Atun Serap Aspirasi Warga Soal Infrastruktur hingga Penolakan Tambang Batu Gamping

Moh. Sadly Lesnusa,berharap momentum Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri dapat terus menumbuhkan semangat umat untuk menuntut ilmu, memperbaiki akhlak, mempererat ukhuwah, serta menghadirkan kemanfaatan bagi masyarakat.

“Semoga keteladanan dan nilai-nilai perjuangan Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri senantiasa menjadi inspirasi bagi kita semua untuk terus menjaga ilmu, akhlak, persaudaraan, dan kepedulian terhadap sesama. Insyaallah, dengan kebersamaan dan ketulusan dalam membangun daerah, Sulawesi Tengah dapat terus tumbuh menjadi daerah yang maju, sejahtera, harmonis, dan diberkahi,” ungkap Moh. Sadly Lesnusa.

Haul ke-5 Al Habib Saggaf bin Muhammad Aljufri diharapkan menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkokoh ukhuwah, serta menumbuhkan kehidupan masyarakat yang beriman, berakhlak mulia, harmonis, dan senantiasa menjunjung tinggi persatuan.(***)

 

Editor : Muchsin Siradjudin
Menghadiri DPRD Sulteng Sekwan haul