RADAR PALU - Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Palu mulai membahas Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2027 bersama Pemerintah Kota Palu dalam rapat yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Kota Palu, Selasa (28/7/2026).
Rapat dipimpin Ketua DPRD Kota Palu Rico Andi Tjatjo Djanggola didampingi Wakil Ketua I DPRD Kota Palu Muhlis U. Aca. Bersama anggota Badan Anggaran DPRD Kota Palu yakni Rustia Tompo, Muslimun, Arif Miladi, Zet Pakan, Donald Payung Mangawe, Armit ST, Anna Fatimah Zukhra.
Dari pihak Pemerintah Kota Palu, rapat dihadiri Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Palu Irmayanti Pettalolo, S. Sos, M.M., bersama sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Dinas Pertanian, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Dinas Koperasi, UMKM dan Tenaga Kerja.
Baca Juga: Jelang 17 Agustus, Pedagang Bendera di Palu Mulai Bermunculan
Ketua DPRD Kota Palu, Rico Andi Tjatjo Djanggola, mengatakan pembahasan hari pertama masih difokuskan pada pencermatan dokumen KUA-PPAS 2027 yang disampaikan pemerintah daerah, khususnya terkait pagu indikatif masing-masing perangkat daerah.
"Ini kan masih pembahasan awal. Jadi memang tadi ada beberapa pembahasan dari Pemkot terkait KUA-PPAS dengan pagu-pagu indikatif dan lain-lain," ujar Rico.
Menurutnya, Badan Anggaran masih mendalami sejumlah dokumen pendukung, termasuk meminta penjelasan mengenai kertas kerja dan metode perhitungan yang digunakan dalam penyusunan pagu indikatif.
"Makanya ada beberapa hal yang kita pertanyakan, termasuk kertas kerja atau cara penghitungannya seperti apa. Sehingga harapannya ini nanti berjalan, biar bisa kelihatan," katanya.
Selain membahas pagu indikatif, dalam rapat juga dibahas sejumlah potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD), termasuk sektor pajak yang dinilai masih dapat dioptimalkan.
Rico menegaskan pembahasan KUA-PPAS 2027 masih akan berlanjut untuk mencermati seluruh usulan anggaran dari masing-masing OPD sebelum masuk pada tahapan pembahasan yang lebih rinci.
Baca Juga: Pemkot Palu Izinkan Pedagang Bendera 17 Agustus Berjualan, Asal Patuhi Aturan
"Kita masih scouring, Insya Allah besok dilanjut lagi," pungkasnya.
Pembahasan KUA-PPAS merupakan tahapan awal dalam penyusunan APBD Kota Palu Tahun Anggaran 2027. Melalui pembahasan ini, DPRD dan Pemerintah Kota Palu menyelaraskan arah kebijakan pembangunan serta prioritas belanja daerah sebelum Rancangan APBD ditetapkan.
Editor : Annisa Wibdy