Komisi B DPRD Palu Dorong Pembenahan Tata Kelola Wisata Perbukitan untuk Tarik Lebih Banyak Wisatawan

Annisa Wibdy • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 09:50 WIB

 

ilustrasi. (Mugni Supardi)
ilustrasi. (Mugni Supardi)

RADARPALU - Ketua Komisi B DPRD Kota Palu, Rusman Ramli, mendorong Pemerintah Kota Palu meningkatkan tata kelola destinasi wisata perbukitan agar mampu menarik lebih banyak wisatawan sekaligus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat.

Menurut Rusman, Kota Palu memiliki potensi wisata alam yang besar, terutama kawasan perbukitan yang menjadi salah satu identitas Kota Palu sebagai kota dengan lima dimensi.

Namun, potensi tersebut dinilai belum dikelola secara optimal karena masih terdapat persoalan tata kelola dan keamanan di sejumlah destinasi wisata.

Baca Juga: Komisi B DPRD Palu Usul Buaya Muara Sungai Palu Dikembangkan sebagai Daya Tarik Wisata Berbasis Mitigasi

"Potensi wisata perbukitan di Kota Palu sangat besar. Ada Salena, Bulumasomba, dan beberapa destinasi lainnya. Tetapi tata kelolanya memang harus diperbaiki agar semakin menarik bagi wisatawan," ujar Rusman. Senin (27/7/2026). 

Ia mencontohkan masih adanya keluhan pengunjung terkait aspek keamanan di beberapa lokasi wisata, seperti kasus kehilangan kendaraan.

Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian pemerintah agar wisatawan merasa aman dan nyaman saat berkunjung.

Baca Juga: Wakaf Keluarga Menteri Hukum Diresmikan, Rakhmat Renaldy: Masjid Jadi Pusat Ibadah dan Pembangunan Umat

Rusman menegaskan, pembenahan sektor pariwisata tidak dapat dibebankan hanya kepada Dinas Pariwisata. Diperlukan kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), pemerintah kelurahan, serta partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kawasan wisata.

"Pengelolaan destinasi wisata tidak bisa hanya diselesaikan oleh Dinas Pariwisata. Harus ada koordinasi lintas sektor sehingga persoalan infrastruktur, keamanan, kebersihan, dan pelayanan bisa ditangani secara bersama-sama," katanya.

Ia mengungkapkan, Komisi B DPRD Kota Palu telah beberapa kali menyampaikan masukan tersebut dalam rapat bersama mitra kerja agar potensi wisata yang dimiliki Kota Palu dapat berkembang secara maksimal.

Rusman juga menyoroti kawasan Salena yang dinilai memiliki potensi besar untuk wisata olahraga. Berdasarkan informasi yang diterimanya, lokasi tersebut diakui para atlet sebagai salah satu spot paralayang dengan tingkat tantangan yang baik dan berpotensi menjadi tujuan atlet maupun wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.

"Ini merupakan aset yang harus dipromosikan secara serius. Kalau dikelola dengan baik, Salena bisa menjadi daya tarik bagi atlet dan wisatawan dari luar daerah maupun luar negeri," ujarnya.

Selain wisata perbukitan, Rusman menilai Teluk Palu, Sungai Palu, dan sejumlah destinasi lainnya juga memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai tujuan wisata unggulan.

Baca Juga: Ketua MUI Palu Soroti Tragedi Pembunuhan Satu Keluarga dan Fenomena Main Hakim Sendiri

Ia berharap pemerintah tidak hanya memperbaiki fasilitas dan tata kelola, tetapi juga menyusun agenda festival dan berbagai kegiatan secara rutin di destinasi wisata.

Menurutnya, penyelenggaraan event yang masuk dalam kalender pariwisata akan meningkatkan daya tarik Kota Palu sekaligus mendorong kunjungan wisatawan.

"Destinasi wisata harus dihidupkan dengan berbagai event yang digelar secara konsisten. Dengan begitu, wisatawan memiliki alasan untuk datang kembali dan sektor pariwisata dapat memberikan manfaat bagi perekonomian daerah," tutup Rusman.***

Editor : Mugni Supardi
bukit palu destinasi wisata dprd wisata