Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Almuzzammil Yusuf Soroti Krisis Energi, Serukan Kesiapsiagaan Nasional

Annisa Wibdy • Minggu, 5 April 2026 | 18:19 WIB
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf saat konferensi pers di Aula PKS Sulteng, Palu, Minggu (5/4), menyoroti isu krisis energi dan penguatan kader. (Andika Nur Hikmah / RADAR PALU)
Presiden PKS Almuzzammil Yusuf saat konferensi pers di Aula PKS Sulteng, Palu, Minggu (5/4), menyoroti isu krisis energi dan penguatan kader. (Andika Nur Hikmah / RADAR PALU)

RADAR PALU - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Almuzzammil Yusuf, menyoroti potensi krisis energi yang dapat berdampak luas bagi masyarakat. Hal itu disampaikannya dalam konferensi pers di Aula PKS Sulawesi Tengah, Jalan Sisingamangaraja, Kota Palu, Minggu (5/4/2026).

Dalam keterangannya, Almuzzammil menegaskan bahwa krisis energi merupakan tantangan yang harus dihadapi dengan kesiapsiagaan dan optimisme. Ia menilai setiap krisis selalu membawa perubahan, termasuk peluang lahirnya kebiasaan baru di masyarakat.

“Apapun krisis yang terjadi yaitu krisis energi. Namun setiap krisis, seperti saat COVID-19, juga melahirkan kebiasaan baru. Kita harus menghadapinya dengan kesiagaan dan optimisme,” ujarnya. 

Baca Juga: PKS Titip Harapan ke Wakil Ketua DPRD Sulteng Arnila

Ia pun mendorong dukungan terhadap kebijakan pemerintah dalam transisi energi. Salah satu bentuknya adalah penggunaan kendaraan listrik sebagai alternatif yang lebih ramah lingkungan.

Selain itu, Almuzzammil juga mengajak kader PKS untuk mulai menerapkan pola hidup sehat, seperti bersepeda dan berjalan kaki sebagai bagian dari adaptasi terhadap kondisi global.

“Kendaraan listrik, sepeda dan olahraga jalan kaki juga menjadi pilihan yang menarik,” katanya. 

Baca Juga: OJK dan Bareskrim Polri Perbarui PKS, Perkuat Penegakan Hukum Sektor Keuangan

Kunjungan ke Sulawesi Tengah, lanjut dia, merupakan bagian dari agenda silaturahmi pasca-Idulfitri yang sebelumnya telah dilakukan di tingkat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) dan sejumlah wilayah lainnya.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga memaparkan kondisi kekuatan PKS secara nasional. Dari total 38 provinsi di Indonesia, PKS saat ini memiliki keterwakilan kursi di 19 provinsi, sementara 19 provinsi lainnya belum memiliki kursi legislatif.

Sejumlah wilayah yang belum memiliki keterwakilan tersebut antara lain Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, Papua, Kalimantan Tengah, dan Gorontalo.

Menurutnya, kunjungan ke daerah-daerah tersebut menjadi bagian dari upaya penguatan struktur dan semangat kader di tingkat wilayah.

“Kami ingin mendorong kerja-kerja kader di daerah yang belum memiliki kursi, sebagai bagian dari perhatian dan penguatan dari pusat,” jelasnya. 

Almuzzammil juga menegaskan bahwa pelayanan publik menjadi salah satu strategi utama PKS dalam membangun kepercayaan masyarakat. Ia mencontohkan keterlibatan kader PKS dalam berbagai kegiatan kemanusiaan saat terjadi bencana di sejumlah daerah.

“Pelayanan publik yang kita lakukan, misalnya saat terjadi bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, itu adalah kerja nyata yang langsung dibutuhkan masyarakat. Itu pemenangan yang real, sekaligus memenangkan masyarakat,” ungkapnya. 

Baca Juga: Fraksi PKS DPRD Sulteng dan PGRI Bahas Peningkatan Pendidikan

Terkait strategi politik ke depan, PKS disebut tengah fokus pada penguatan internal melalui konsep K2-P2, yakni kaderisasi dan pelayanan publik, sebelum memasuki fase pemenangan politik pada 2027.

“Kerja kita sekarang adalah kaderisasi dan pelayanan publik. Itu yang akan menjadi fondasi ke depan,” tegasnya.

Ia juga menegaskan komitmen PKS untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat maupun daerah dalam menghadapi berbagai tantangan, termasuk krisis energi, serta memperkuat persatuan dan gotong royong bangsa.

Konferensi pers tersebut turut dihadiri Ketua Bidang Wilayah DPP PKS Umar Salim, Sekretaris DPW PKS Rizal, serta Ketua DPW PKS Sulawesi Tengah Muhammad Wahyudin. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan halal bihalal bersama jajaran pengurus dan kader PKS di daerah.***

Editor : Muhammad Awaludin
#Almuzzammil Yusuf #Politik Indonesia #pks #sulawesi tengah #krisis energi