RADAR PALU - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Morowali Utara (Morut) memprioritaskan cabang olahraga (cabor) yang memiliki peluang besar meraih prestasi dan medali pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) X Sulawesi Tengah (Sulteng) yang akan berlangsung di Kabupaten Morowali pada Desember 2026.
Strategi itu diungkapkan Ketua KONI Morut, Delis Julkarson Hehi, usai membuka kegiatan Liga Pelajar Askab PSSI Morut 2026 di Lapangan Morokoa Kolonodale, Jumat 28/8/2026).
Delis yang juga Bupati Morut itu mengatakan langkah tersebut dilakukan untuk memaksimalkan potensi olahraga yang dimiliki daerah.
Baca Juga: Askab PSSI Jaring Atlet Muda di Liga Pelajar Morut 2026
Menurut dia, hampir semua cabor memiliki potensi untuk berpartisipasi, dan masing-masing punya hak untuk mengikuti Porpprov. Tetapi keterbatasan yang ada membuat KONI harus menentukan prioritas.
"Untuk memaksimalkan segala potensi cabang olahraga (cabor) yang ada, utamanya kita memprioritaskan cabor-cabor yang punya peluang besar untuk meraih prestasi," kata Delis
Dia menjelaskan, KONI Morut akan memberikan perhatian lebih kepada cabor yang dinilai memiliki peluang mencatatkan prestasi atau meraih medali dalam Porprov X Sulteng.
Baca Juga: PKKMB UWN 2026 Gandeng Askrindo Bahas Asuransi untuk Mahasiswa Baru
Untuk meningkatkan prestasi atlet, KONI Morut mengembalikan pelaksanaan pemusatan latihan atau training center (TC) kepada masing-masing cabor.
Dengan pola tersebut, setiap cabor dapat menyesuaikan program pemusatan latihan dengan kebutuhan dan karakteristik masing-masing cabang olahraga.
Delis mengatakan pemerintah daerah tetap memberikan dukungan, khususnya dari sisi pendanaan.
Baca Juga: IMIP Perkuat Ruang Aman melalui Layanan Kesehatan Mental Karyawan
Namun, teknis pelaksanaan pemusatan latihan menjadi tanggung jawab masing-masing cabang olahraga.
"Kami mengembalikan kepada cabang masing-masing untuk melakukan TC. Kami dari pihak pemerintah daerah mendukung pendanaan, tapi pemusatan latihan akan dilaksanakan oleh cabang masing-masing," tandasnya.
Liga Pelajar Askab PSSI Morut 2026 road to Porpprov X Sulteng yang dibuka Bupati Delis itu diikuti 17 sekolah dari 10 kecamatan di daerah tersebut.
Baca Juga: JPU Tuntut 1,5 Tahun, Mantan Pj Bupati Morowali Rachmansyah Ismail Malah Divonis Bebas
Khusus pada 2026, Liga Pelajar memiliki peran lebih besar karena menjadi bagian dari persiapan Morut menghadapi Porprov X Sulteng.
Ketua Asosiasi Kabupaten (Askab) PSSI Morut, IM Arief Ibrahim, mengatakan Morut untuk pertama kalinya akan mengikuti cabang olahraga sepak bola pada ajang Porprov Sulteng.
Keikutsertaan tersebut menjadi momentum penting bagi perkembangan sepak bola daerah. Karena itu, Askab PSSI Morut berupaya mendapatkan pemain terbaik melalui kompetisi dan proses seleksi yang dilakukan setelah Liga Pelajar.
Baca Juga: PKS Sulteng Perkuat Gerakan Pengarusutamaan Keluarga, Launching Forum Ayah dan Pemberdayaan Ekonomi
Setelah Liga Pelajar selesai, Askab PSSI Morut akan melakukan seleksi terhadap para pemain yang dinilai memiliki potensi.
Sekitar 30 pemain akan masuk dalam proses seleksi tersebut untuk kemudian disaring kembali menjadi pemain yang akan memperkuat Morut pada Porprov Sulteng yang digelar setiap empat tahun ersebut.
Askab PSSI Morut berharap para pemain terbaik yang muncul dari Liga Pelajar dapat membentuk tim yang mampu memberikan hasil optimal pada Porprov nanti.
Baca Juga: POPDA Sulteng 2026 Dimulai, Bibit Atlet Dibidik ke PON 2028
"Insya Allah kita mendapatkan pemain-pemain terbaik dari hasil seleksi Liga Pelajar dan kita bisa mendapatkan hasil optimal nanti di Porprov," sebut Arief.
Sementara itu Wakil Ketua ASKAB PSSI Morut, Usman Ukas, mengatakan jumlah peserta Liga Pelajar tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.
"Kalau tahun lalu ada 12 sekolah yang ikut, tahun ini meningkat menjadi 17 sekolah. Ini tentu menjadi perkembangan yang sangat positif," ujar Usman.
Baca Juga: Anggota DPRD Morowali Sudah Lima Kali Tidak Ikuti Sidang
Dia bilang, peningkatan jumlah peserta menunjukkan semakin besarnya antusiasme sekolah terhadap pembinaan sepak bola pelajar di Morut.
Usman juga mengapresiasi seluruh pihak yang mendukung pelaksanaan Liga Pelajar tersebut.
"Semoga dari 17 sekolah ini lahir pemain-pemain terbaik yang nantinya bisa memperkuat Morut di Porprov X Sulteng," tandasnya. (***)
Editor : Ilham Nusi