RADAR PALU – Tim muda asal Kota Palu, Sport United Poboya, sukses mencuri perhatian di pentas sepak bola nasional. Wakil Sulawesi Tengah itu keluar sebagai juara Anak Indonesia Super Cup setelah memenangkan laga final yang berlangsung dramatis melalui adu penalti.
Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan Sport United Poboya meraih satu tiket menuju Indonesia Timur Super Cup, yang akan digelar di Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan.
PIC Sport United Poboya, Abdul Rahman Alhasny, mengatakan gelar juara merupakan hasil dari proses pembinaan pemain usia dini yang telah dilakukan secara berkelanjutan.
Baca Juga: HUT Banggai ke-66, Anwar Hafid Beberkan Deretan Capaian dan Janji Lanjutkan Program 9 Berani
Turnamen yang diselenggarakan oleh EPA (Elite Pro Academy) Super League Persija itu diikuti 16 tim dari berbagai daerah di Indonesia.
"Alhamdulillah, di babak final kami menang lewat adu penalti dengan skor 4-3. Pertandingan berakhir imbang 0-0 hingga babak kedua sebelum dilanjutkan adu penalti," kata Abdul Rahman kepada Radar Palu, Selasa (7/7/2026).
Ia menjelaskan, gol kemenangan dicetak oleh Abdul Rahman Hafiz yang menjadi eksekutor terakhir dalam adu penalti. Tendangan tersebut memastikan Sport United Poboya membawa pulang trofi juara.
Baca Juga: Dishub Palu Dilaporkan ke Polda Usai Tertibkan Parkir di Jalan Hasanuddin
Perjalanan Sport United menuju podium tertinggi juga terbilang impresif. Pada fase penyisihan grup, mereka menaklukkan tim tuan rumah Sawangan dengan skor telak 3-0. Dominasi berlanjut di semifinal setelah membungkam wakil Bogor dengan kemenangan meyakinkan 5-0.
Menurut Abdul Rahman, keberhasilan itu tidak diraih dengan mudah. Para pemain harus beradaptasi dengan cuaca di Pulau Jawa yang berbeda dengan kondisi di Sulawesi Tengah. Bahkan, beberapa pemain tetap tampil meski kondisi fisiknya kurang prima.
"Anak-anak memiliki semangat yang luar biasa. Walaupun postur tubuh mereka tidak terlalu besar dan harus beradaptasi dengan cuaca, mereka tetap berjuang hingga akhirnya mampu menjadi juara," ujarnya.
Ia menambahkan, pencapaian tersebut tidak lepas dari dukungan berbagai pihak yang selama ini ikut membina tim, di antaranya Poboya Sintuvu Maroso (PSM), PT Citra Palu Minerals (CPM), PT BRM, serta para pendukung pengembangan sepak bola usia dini di Sulawesi Tengah.
Bagi Sport United Poboya, gelar ini bukan sekadar trofi. Keberhasilan tersebut menjadi bukti bahwa pemain-pemain muda asal Sulawesi Tengah mampu bersaing dengan akademi sepak bola dari berbagai daerah di Indonesia.
"Hasil ini kita raih dengan pembinaan yang cukup panjang dan perjuangan yang cukup panjang. Sehingga bisa berbicara banyak di kompetisi ini," ungkap Abdul Rahman.
Baca Juga: Dispar Sulteng Ungkap Alasan Festival Buya Subi Jadi Jalan Tenun Donggala ke Pasar Dunia
Usai menjuarai Anak Indonesia Super Cup, Sport United Poboya kini bersiap menghadapi tantangan berikutnya di Indonesia Timur Super Cup. Jika kembali meraih hasil terbaik, mereka berpeluang tampil pada turnamen internasional yang direncanakan berlangsung di Penang, Malaysia.
"Insyaallah kami akan mempersiapkan tim lebih baik lagi. Harapannya bisa meraih hasil maksimal di Indonesia Timur Super Cup dan melanjutkan perjuangan hingga ke turnamen internasional di Malaysia," tutupnya.***
Editor : Muhammad Awaludin