RADARPALU – Persaingan gelar juara BRI Super League 2025/2026 semakin memanas memasuki lima laga terakhir musim ini. Persib Bandung masih bertengger di puncak klasemen dengan koleksi 66 poin, meski kini ditempel ketat Borneo FC Samarinda dengan jumlah poin yang sama.
Keunggulan head to head membuat Maung Bandung tetap berada di posisi teratas. Namun, situasi ini membuat setiap pertandingan sisa menjadi krusial bagi kedua tim dalam perebutan trofi juara.
Bek Persib, Frans Putros, menegaskan bahwa peluang juara sepenuhnya masih berada di tangan timnya. Syaratnya jelas, yakni menyapu bersih lima pertandingan tersisa dengan kemenangan.
Baca Juga: Top Skor Liga Champions 2025/2026 : Kane dan Khvicha Kvaratskhelia Tempel Ketat Mbappe
“Poin kami sekarang sama, tapi kami masih nomor satu. Kami punya lima pertandingan tersisa dan harus memenangkannya. Jadi saya pikir semuanya ada di tangan kami,” ujar Putros.
Meski demikian, Putros menyadari jalan menuju gelar tidak akan mudah. Persib masih harus menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, hingga Persijap Jepara.
Pemain asal Irak itu juga memiliki motivasi tambahan. Jika berhasil mengantarkan Persib juara, itu akan menjadi gelar ketiga sepanjang karier profesionalnya setelah sebelumnya sukses di Liga Denmark bersama Silkeborg IF dan Viborg FF.
Baca Juga: Rudal AS Kian Menipis, JD Vance Beda Suara dengan Trump Soal Kekuatan Militer Iran
“Kans juara masih ada di tangan kami. Yang terpenting sekarang adalah fokus ke pertandingan terdekat dan meraih kemenangan,” tegas pemain berusia 32 tahun tersebut.
Pada pekan ke-30, Persib dijadwalkan bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Kamis (30/4). Di saat bersamaan, Borneo FC akan melakoni laga tandang ke Kediri menghadapi Persik.
Putros menegaskan timnya akan menjalani setiap laga layaknya final. “Kami fokus satu per satu. Sekarang lawan Bhayangkara dan kami harus menang,” pungkasnya.
Dengan selisih poin yang sangat tipis di papan atas, konsistensi dan mental juara akan menjadi penentu utama dalam perebutan gelar musim ini.(*)
Editor : Mugni Supardi