Berita Pilihan Daerah Ekonomi Internasional Kota Palu Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politika Selebriti Sulteng Wisata

Preview Derbi Jatim, Arema vs Persebaya: Adu Taktik Pelatih Asal Brasil dan Portugal

Mugni Supardi • Selasa, 28 April 2026 | 10:51 WIB
Laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Selasa (29/4/2026).(Twitter)
Laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya, Selasa (29/4/2026).(Twitter)

RADARPALU – Laga pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 antara Arema FC kontra Persebaya Surabaya dipastikan berlangsung panas.

Tak hanya soal gengsi Derbi Jatim, duel ini juga menjadi ajang adu strategi dua pelatih dengan latar belakang berbeda: Marcos Santos (Brasil) dan Bernardo Tavares (Portugal).

Pelatih Arema FC, Marcos Santos, mengisyaratkan perubahan pendekatan jelang menghadapi Persebaya. Ia menilai Bajul Ijo sebagai tim dengan organisasi permainan yang rapi, sehingga membutuhkan strategi khusus untuk membongkarnya.

Baca Juga: 1.300 Pramuka Meriahkan Jambore Cabang III Baden Powell Day 2026 di Morowali Utara

“Tavares adalah pelatih berpengalaman. Ia tahu bagaimana membuat tim bertahan dengan baik dan menyerang secara efektif,” ujar Marcos.

Persebaya di bawah komando Bernardo Tavares memang dikenal mengusung gaya pragmatis. Kekuatan utama mereka terletak pada pertahanan solid dan kemampuan melakukan transisi cepat, filosofi yang sebelumnya terbukti sukses saat membawa PSM Makassar meraih gelar juara.

Menghadapi karakter tersebut, Arema FC diprediksi akan tampil lebih agresif. Berbeda dengan laga sebelumnya saat lebih fokus bertahan, Singo Edan kini berencana menekan sejak awal dan bermain lebih progresif.

Baca Juga: Tragedi Donggala: Ketika Hak Konstitusional Dijawab dengan Dompet Kosong

Marcos menyebut timnya mulai menunjukkan perkembangan, terutama dalam hal organisasi permainan dan intensitas serangan.

“Secara taktik, jarak antar lini lebih rapat, permainan lebih vertikal, serangan lebih langsung, dan tim mulai menunjukkan karakter khas Arema dengan kerja keras dan determinasi tinggi,” tambahnya.

Kunci pertandingan diperkirakan terletak pada efektivitas Arema memanfaatkan celah di lini belakang Persebaya yang terkenal disiplin. Sebaliknya, Persebaya akan mengandalkan kecepatan transisi untuk menghukum kesalahan lawan.

 

Dengan perbedaan filosofi permainan—antara organisasi rapi ala Tavares dan pendekatan progresif Marcos Santos—Derbi Jatim kali ini berpotensi menyajikan duel taktik yang menarik sekaligus menentukan posisi kedua tim di klasemen.(*)

Editor : Mugni Supardi
#Arema vs Persebaya #Derbi Jatim 2026 #Marcos Santos Arema #Bernardo Tavares Persebaya #taktik Arema FC