RADARPALU – Persis Solo kian tertekan di papan bawah klasemen usai menelan kekalahan telak 0-4 dari Persija Jakarta pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senin (27/4) malam.
Hasil ini membuat Laskar Sambernyawa tertahan di peringkat ke-15 dengan 27 poin. Posisi tersebut belum aman, karena hanya terpaut satu angka dari Madura United FC yang berada di zona degradasi (peringkat ke-16) dengan 26 poin.
Ancaman semakin nyata lantaran Madura United masih berpeluang menyalip jika mampu meraih kemenangan atas Semen Padang FC pada laga yang dijadwalkan Rabu (29/4). Jika itu terjadi, Persis berpotensi turun ke zona merah.
Baca Juga: Di Ujung Jabatan di Sulteng, Kajati Teken 4 Sprindik, Tambang dan Kredit Bank Diusut
Dalam pertandingan kontra Persija, Persis sebenarnya mampu memberikan perlawanan di babak pertama. Kedua tim bermain imbang tanpa gol hingga turun minum. Namun, performa Persis menurun drastis di babak kedua.
Empat gol Persija masing-masing dicetak Allano De Souza Lima (52’), Jean Mota (63’), Paulo Ricardo (81’), dan Gustavo Almeida (90+1).
Pelatih Persis, Milomir Seslija, mengakui keunggulan Persija dalam laga tersebut. Menurutnya, kesalahan sendiri menjadi titik balik kekalahan timnya.
Baca Juga: PT Vale Raih Pinjaman Hijau US$750 Juta, Perkuat Proyek Strategis dan Transisi Energi
“Ini kemenangan yang pantas untuk Persija. Kita bermain cukup baik di babak pertama, tapi kebobolan pertama terjadi karena kesalahan kami sendiri,” ujar Milo.
Kendati demikian, pelatih asal Bosnia itu menegaskan timnya belum menyerah dalam perburuan bertahan di kasta tertinggi. Ia meminta para pemain segera bangkit menghadapi empat laga sisa musim ini.
“Kita tidak mau terjebak dengan hasil ini. Harus segera pulih dan tampil lebih baik karena masih ada laga penting ke depan,” tambahnya.
Dengan situasi klasemen yang semakin ketat di papan bawah, Persis dituntut meraih poin maksimal dalam sisa pertandingan jika ingin menghindari degradasi.(*)
Editor : Mugni Supardi