RADARPALU – Persik Kediri menghadapi ujian berat saat menjamu Borneo FC Samarinda pada pekan ke-30 BRI Super League 2025/26.
Laga yang digelar di Stadion Brawijaya, Rabu (29/4/2026), menjadi krusial bagi kedua tim dengan kepentingan berbeda di klasemen.
Macan Putih membutuhkan tambahan poin untuk memperbaiki posisi mereka yang kini berada di peringkat ke-12 dengan 33 poin.
Baca Juga: Sensus Ekonomi Dimulai Mei, Pemkot Palu Temukan Masalah di Data Listrik
Sementara itu, Borneo FC yang menempati posisi kedua dengan 66 poin masih bersaing ketat dengan Persib Bandung dalam perburuan gelar juara.
Di tengah tekanan tersebut, Persik mendapat kabar positif dari performa salah satu pemain mudanya, Rendy Sanjaya.
Bek kiri berusia 21 tahun itu tengah berada dalam tren apik setelah meraih tiga penghargaan dalam dua pekan terakhir.
Baca Juga: Empat Kasus Besar Menanti Kajati Sulteng Baru: Tambang Ilegal, Kredit Bank, hingga Pengembangan CSR
Gol spektakulernya ke gawang Madura United FC terpilih sebagai gol terbaik pekan ke-27. Selain itu, ia juga dinobatkan sebagai Player of the Match saat Persik menghadapi Persita di pekan ke-28, serta menyabet gelar Best Young Player.
“Saya tentu bangga dengan semua penghargaan itu. Ini memotivasi saya untuk terus konsisten menjaga performa. Saya tidak boleh berpuas diri,” ujar Rendy.
Ia menegaskan kesiapan menghadapi laga penting melawan Borneo FC yang dikenal memiliki materi pemain berkualitas.
“Ini pertandingan sangat penting. Saya akan berusaha bermain lebih baik lagi. Borneo FC adalah tim kuat, ini tantangan bagi kami untuk meraih tiga poin di kandang,” tuturnya.
Pertandingan ini juga menjadi ujian konsistensi bagi kedua tim, terutama bagi Persik yang ingin bangkit di sisa musim.
Dukungan publik Stadion Brawijaya diharapkan mampu menjadi tambahan energi untuk mengamankan hasil positif.(*)
Editor : Mugni Supardi