RADARPALU – Kabar mengejutkan sempat menghampiri Como saat menjalani laga penting Serie A. Gelandang muda andalan mereka, Nico Paz, harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami benturan kepala yang membuatnya mengalami gangguan penglihatan.
Insiden tersebut terjadi dalam kemenangan Como 2-0 atas Genoa di Stadion Luigi Ferraris, Minggu (26/4). Dalam pertandingan itu, Paz terlibat duel udara dengan bek Genoa Alessandro Marcandalli yang berujung benturan keras di kepala.
Akibat insiden tersebut, pemain asal Argentina itu mengeluhkan tidak bisa melihat dengan normal pada salah satu matanya. Tim medis pun langsung mengambil langkah cepat dengan membawanya ke rumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut. Paz akhirnya ditarik keluar pada jeda babak kedua.
Baca Juga: JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
Kondisi ini sempat memicu kekhawatiran besar, mengingat peran vital Paz dalam skuad Como musim ini. Namun, kabar baik datang tak lama kemudian.
Berdasarkan laporan Sky Sport Italia, pemain berusia 21 tahun itu telah diperbolehkan pulang setelah dinyatakan dalam kondisi baik dan tidak mengalami cedera serius.
Pelatih Como, Cesc Fabregas, juga memberikan pernyataan yang menenangkan terkait kondisi pemainnya tersebut. Ia memastikan bahwa Paz dalam kondisi stabil, meski tetap akan dipantau secara intensif dalam beberapa hari ke depan.
Baca Juga: Hadapi Persija di GBK Saat Jadwal Padat : Laskar Sambernyawa Rotasi Pemain, Misi Curi Poin
Kehadiran Nico Paz memang sangat krusial bagi Como. Sepanjang musim ini, ia telah mencatatkan 13 gol dan delapan assist di semua kompetisi, serta menciptakan 48 peluang di Serie A.
Statistik tersebut menunjukkan betapa pentingnya peran Paz dalam permainan Como. Bahkan, dari empat laga liga yang dilewatkannya, Como hanya mampu meraih satu kemenangan.
Kemenangan atas Genoa sendiri membawa Como semakin dekat dengan zona Liga Champions. Tim asuhan Fabregas kini hanya terpaut dua poin dari Juventus yang berada di posisi keempat klasemen sementara Serie A.
Dengan kondisi Paz yang dipastikan aman, Como kini bisa sedikit bernapas lega dalam menghadapi fase krusial akhir musim. Harapan untuk mencatat sejarah dengan lolos ke Liga Champions pun tetap terbuka lebar.(*)
Editor : Mugni Supardi