RADARPALU – Arsenal sukses kembali ke puncak klasemen Premier League usai mengalahkan Newcastle United dengan skor tipis 1-0 di Emirates Stadium, Sabtu (25/4). Satu-satunya gol dalam laga ini dicetak Eberechi Eze melalui sepakan spektakuler di awal pertandingan.
Gol penentu kemenangan The Gunners lahir pada menit ke-10 lewat skema bola mati yang terorganisir rapi.
Umpan pendek dari Martin Odegaard membuka ruang, sebelum bola diteruskan Kai Havertz kepada Eze yang langsung melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau Nick Pope.
Baca Juga: Menjauh 11 Poin, Barcelona Bisa Kunci Gelar La Liga Pekan Depan atau El Clasico Jadi Penentu
Gol tersebut menjadi yang ke-10 bagi Eze bersama Arsenal musim ini, sekaligus mempertegas kontribusinya sebagai salah satu pemain kunci dalam perburuan gelar.
Kemenangan ini terasa krusial bagi pasukan Mikel Arteta setelah sebelumnya menelan dua kekalahan beruntun. Tambahan tiga poin membuat Arsenal kembali memimpin klasemen dengan hanya empat laga tersisa musim ini.
Meski unggul cepat, Arsenal tidak sepenuhnya mendominasi. Newcastle beberapa kali mengancam, termasuk peluang awal dari Bruno Guimaraes dan Sandro Tonali yang memaksa David Raya bekerja keras di bawah mistar.
Arsenal juga harus kehilangan Kai Havertz pada menit ke-34 akibat cedera otot, yang kemudian digantikan Viktor Gyokeres. Sementara itu, Eze sendiri ditarik keluar di babak kedua setelah mengalami benturan ringan.
Di sisa pertandingan, Newcastle terus menekan. Peluang emas sempat didapat Yoane Wissa di 10 menit akhir, namun tembakannya melambung. Arsenal merespons dengan memasukkan Bukayo Saka yang baru pulih dari cedera, dan langsung memberi dampak meski belum menambah gol.
Tambahan waktu tujuh menit sempat membuat laga berjalan tegang, namun lini belakang Arsenal mampu bertahan hingga peluit akhir.
Secara statistik, Arsenal mencatat rekor baru Premier League dengan 17 gol dari situasi sepak pojok musim ini—terbanyak sepanjang sejarah kompetisi. Menariknya, sebagian besar gol tersebut menjadi pembuka keunggulan.
Sementara itu, Newcastle semakin terpuruk dengan catatan 16 kekalahan musim ini, jumlah terbanyak sejak musim 2020/2021.
Arsenal kini mengalihkan fokus ke semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid sebelum kembali melanjutkan laga domestik pekan depan.(*)
Editor : Mugni Supardi