RADARPALU – Arsenal memiliki peluang besar untuk kembali ke puncak klasemen Premier League saat menjamu Newcastle United di Emirates Stadium, Sabtu (26/4) malam waktu setempat. Laga ini menjadi awal dari periode krusial yang bisa menentukan arah musim The Gunners.
Untuk pertama kalinya sejak Oktober, Arsenal memulai pekan tidak dari posisi teratas. Namun, peluang kembali ke puncak terbuka lebar, terlebih mereka akan memainkan dua laga kandang sebelum pesaing utama kembali bertanding.
Tim asuhan Mikel Arteta juga punya modal kuat. Newcastle tercatat tanpa kemenangan dalam 13 kunjungan terakhir ke Emirates Stadium di ajang liga. Statistik ini menjadi suntikan kepercayaan diri bagi tuan rumah.
Arteta menegaskan timnya berada dalam momen penting musim ini. Dengan lima laga tersisa dan masih bersaing di dua kompetisi, fokus penuh menjadi kunci.
“Masih ada lima pertandingan, empat pekan, dan dua kompetisi besar. Semua masih terbuka dan kami sangat antusias. Setiap laga adalah final,” ujar Arteta.
Di sisi lain, Newcastle datang dalam kondisi kurang meyakinkan. Mereka kini terpuruk di posisi ke-14 klasemen setelah menelan delapan kekalahan dalam 11 laga terakhir.
Baca Juga: Haha Hihi Fest 2026 Siap Meledak, Tiket Mulai Rp35 Ribu
Performa yang menurun drastis ini tak lepas dari inkonsistensi serta kehilangan sejumlah pemain kunci sejak awal musim.
Pasukan Eddie Howe juga kerap kehilangan poin dari posisi unggul, dengan total 25 poin terbuang musim ini. Kekalahan beruntun, termasuk dari Bournemouth pekan lalu, semakin menambah tekanan.
“Kami sedang dalam periode sulit. Para pemain sedikit kehilangan kepercayaan diri, tapi satu-satunya cara bangkit adalah kerja keras,” kata Howe.
Dari sisi skuad, Arsenal mendapat kabar baik dengan kembalinya Bukayo Saka usai cedera Achilles. Riccardo Calafiori juga berpeluang tampil. Namun, Jurrien Timber dan Mikel Merino masih absen karena cedera.
Sementara itu, Newcastle kehilangan Anthony Gordon (cedera), Joelinton (akumulasi kartu), serta terancam tanpa Tino Livramento. Meski begitu, kapten Bruno Guimaraes sudah kembali berlatih dan siap tampil.
Secara taktik, Newcastle tetap mengandalkan pola 4-3-3 dengan kekuatan serangan balik cepat melalui pemain sayap seperti Anthony Elanga dan Harvey Barnes. Mereka juga cukup berbahaya dalam situasi bola mati.
Baca Juga: Borneo FC Tak Boleh Terpeleset di Segiri
Namun, lini belakang menjadi titik lemah. Newcastle hanya mencatat satu clean sheet sejak pertengahan Januari dan kebobolan minimal dua gol dalam delapan dari 11 laga terakhir.
Situasi ini bisa dimanfaatkan Arsenal untuk mengamankan tiga poin sekaligus merebut kembali posisi teratas klasemen, sekaligus menjaga momentum menuju fase akhir musim yang padat, termasuk semifinal Liga Champions.(*)
Editor : Mugni Supardi