RADARPALU – Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, melontarkan kritik tajam terhadap keputusan wasit usai timnya ditahan imbang Real Betis 1-1 pada lanjutan La Liga 2025/2026 di Stadion La Cartuja, Sabtu (25/4/2026).
Arbeloa menilai terdapat dua keputusan krusial yang merugikan timnya, yakni dugaan penalti pada babak pertama dan pelanggaran dalam proses gol penyeimbang Betis di menit akhir.
“Bagi saya itu sangat jelas. Ada penalti handball saat tembakan Brahim, dan juga pelanggaran terhadap Mendy di situasi gol terakhir,” ujar Arbeloa dalam konferensi pers usai pertandingan.
Baca Juga: Di UCL Tersingkir, Madrid Terancam Tanpa Gelar Lagi di La Liga
Menurutnya, keputusan tersebut sangat memengaruhi jalannya laga, terlebih Real Madrid tampil dominan dan menciptakan banyak peluang sepanjang pertandingan.
“Itu hasil yang tidak pantas kami dapatkan karena kami memiliki banyak peluang. Kami juga kembali kebobolan di menit akhir, seperti yang beberapa kali terjadi musim ini,” tambahnya.
Arbeloa juga menyoroti gol penyeimbang Betis yang dinilainya berawal dari pelanggaran. Ia menyebut bek Ferland Mendy sudah berada dalam posisi unggul sebelum akhirnya dijatuhkan.
Baca Juga: Sinopsis Aftermath: Kisah Nyata Tragedi Pesawat yang Bikin Emosi
“Dalam situasi seperti itu, sedikit sentuhan saja bisa membuat pemain jatuh. Tapi untuk melihat itu, Anda harus benar-benar memahami sepak bola,” tegasnya.
Selain itu, ia juga mengungkapkan kondisi Kylian Mbappe yang mengalami sedikit masalah fisik. Namun, Arbeloa belum dapat memastikan tingkat cederanya.
“Saya belum tahu. Dia merasakan ketidaknyamanan, dan kami akan melihat perkembangannya dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Hasil imbang ini menjadi kekecewaan bagi Real Madrid yang gagal mengamankan kemenangan meski sempat unggul lebih dulu. Arbeloa pun berharap timnya bisa segera memperbaiki performa, terutama dalam mengantisipasi momen-momen krusial di akhir pertandingan. (*)
Editor : Mugni Supardi