RADARPALU – Burnley Football Club resmi terdegradasi dari Premier League musim 2025/2026 setelah menjalani kampanye sulit yang diwarnai inkonsistensi performa sepanjang musim.
Kepastian turun kasta tersebut disampaikan langsung manajemen klub melalui pernyataan resmi pada Rabu (23/4/2026).
Burnley mengakui bahwa hasil ini menjadi konsekuensi dari perjalanan berat yang dihadapi sepanjang kompetisi.
Baca Juga: Tuntutan 8 Tahun Dipersoalkan, Kuasa Hukum: Kasus Chromebook Lotim Dipaksakan ke Ranah Pidana
Sejak awal musim, klub berjuluk The Clarets itu memang sudah menyadari bahwa Premier League sebagai kompetisi paling kompetitif di dunia akan menghadirkan tantangan besar.
Namun, hasil akhir yang berujung degradasi tetap menjadi sesuatu yang tidak diharapkan oleh seluruh elemen klub.
“Musim ini menghadirkan berbagai tantangan yang menguji setiap bagian klub. Ada momen perkembangan dan performa yang menunjukkan standar kami, tetapi pada akhirnya kami gagal memenuhi kualitas dan konsistensi yang dibutuhkan untuk bersaing di level ini,” tulis pernyataan resmi Burnley.
Performa yang naik turun menjadi salah satu faktor utama kegagalan Burnley bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Meski sempat menunjukkan perlawanan di sejumlah pertandingan, mereka tidak mampu menjaga stabilitas permainan hingga akhir musim.
Di tengah hasil mengecewakan tersebut, manajemen klub tetap menyampaikan apresiasi kepada para suporter yang setia mendukung tim, baik saat bermain di kandang maupun tandang.
“Kami berterima kasih kepada para pendukung yang selalu bersama kami dalam setiap kondisi. Dukungan itu sangat berarti bagi klub,” lanjut pernyataan tersebut.
Burnley juga menegaskan bahwa degradasi ini bukanlah akhir dari perjalanan klub yang telah berdiri selama 144 tahun. Mereka berkomitmen untuk bangkit dan kembali lebih kuat di masa mendatang.
“Burnley tidak pernah didefinisikan oleh satu musim. Klub ini dibentuk oleh kemampuannya untuk bangkit dan terus melangkah ke depan,” tutup pernyataan tersebut.
Dengan hasil ini, Burnley dipastikan akan berlaga di kasta kedua sepak bola Inggris musim depan, sembari memulai proses evaluasi dan pembenahan tim untuk kembali ke Premier League.(*)
Editor : Mugni Supardi