RADARPALU – Persebaya Surabaya bertekad bangkit saat menghadapi Malut United pada lanjutan BRI Super League 2025/2026.
Laga yang digelar di Stadion Gelora Kie Raha, Ternate, Kamis (23/4) malam itu menjadi momentum bagi Bajul Ijo untuk menghentikan tren negatif.
Dua kekalahan beruntun membuat Persebaya berambisi mencuri poin di kandang lawan. Namun, misi tersebut tidak akan mudah mengingat Malut United merupakan salah satu tim papan atas dengan performa impresif musim ini.
Tim tuan rumah dikenal memiliki efektivitas tinggi dalam memanfaatkan peluang. Hingga pekan ke-28, Malut United telah mencetak 54 gol dan menjadi salah satu tim paling produktif di kompetisi.
Kehadiran penyerang tajam seperti David da Silva juga menambah ancaman bagi lini pertahanan Persebaya.
Pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, menegaskan pentingnya fokus dan disiplin untuk meredam kekuatan lawan. Ia tidak ingin timnya kembali melakukan kesalahan seperti di dua laga sebelumnya.
Baca Juga: Hari Bumi, Seminar Ungkap Data Kritis Mangrove dan Dorong Rehabilitasi Berbasis Ilmiah di Sulteng
“Mereka tim yang sangat efektif. Tidak butuh banyak peluang untuk mencetak gol, bahkan setengah peluang pun bisa mereka manfaatkan,” ujar Tavares.
Pelatih asal Portugal itu menekankan bahwa performa di lapangan akan sangat menentukan hasil akhir pertandingan.
“Kami harus tetap fokus dan tidak mengulangi kesalahan yang sama. Kami harus menunjukkan bahwa kami adalah tim yang kuat,” lanjutnya.
Secara statistik, pertemuan kedua tim terbilang cukup berimbang. Dari tiga pertemuan terakhir, Persebaya mencatat satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan.
Tavares juga menyoroti pentingnya mentalitas pemain dalam laga krusial ini. Ia meminta anak asuhnya tampil lepas dan menikmati permainan agar bisa tampil maksimal.
“Yang paling penting, pemain harus menikmati permainan. Jika mereka menikmati, mereka akan lebih fokus dan memiliki mentalitas yang lebih kuat,” tandasnya.
Baca Juga: Jelang Atalanta vs Lazio, Palladino: Mentalitas Jadi Kunci ke Final
Laga ini menjadi ujian penting bagi Persebaya untuk kembali ke jalur positif sekaligus menjaga posisi di klasemen.(*)
Editor : Mugni Supardi