RADARPALU – Nasib pahit harus diterima Leicester City. The Foxes resmi terdegradasi ke League One setelah hanya bermain imbang 2-2 melawan Hull City pada laga Sky Bet Championship di King Power Stadium, Rabu (22/4/2026).
Hasil tersebut membuat Leicester tak lagi memiliki peluang bertahan. Mereka kini terpaut tujuh poin dari zona aman dengan hanya dua pertandingan tersisa, memastikan degradasi beruntun untuk pertama kalinya dalam 142 tahun sejarah klub.
Dalam jalannya pertandingan, Hull City lebih dulu unggul melalui Liam Millar pada menit ke-18, memanfaatkan kesalahan distribusi kiper Asmir Begovic. Gol itu membuat tekanan langsung menghampiri tuan rumah yang wajib meraih kemenangan.
Baca Juga: Chivu Puji Mental Baja Inter Usai Bungkam Como 3-2
Leicester baru bangkit di babak kedua. Jordan James menyamakan kedudukan lewat titik penalti pada menit ke-53. Tak lama berselang, Luke Thomas membalikkan keadaan menjadi 2-1 lewat sepakan voli memanfaatkan umpan Bobby De Cordova-Reid.
Namun keunggulan tersebut tak bertahan lama. Oli McBurnie mencetak gol penyeimbang bagi Hull sekitar 10 menit kemudian, sekaligus memastikan satu poin bagi tim tamu.
Leicester sebenarnya memiliki sejumlah peluang untuk mencetak gol kemenangan. Patson Daka nyaris mencetak gol lewat aksi akrobatik, tetapi bola hanya membentur tiang. Aaron Ramsey dan Harry Winks juga gagal memaksimalkan peluang di sisa waktu pertandingan.
Baca Juga: Comeback Usai Tertinggal 2 Gol, Inter Lolos ke Final Coppa Italia
Hingga peluit akhir dibunyikan, skor 2-2 tak berubah. Hasil itu memastikan Leicester harus turun kasta ke League One—kompetisi kasta ketiga Inggris—untuk kedua kalinya dalam sejarah klub.
Ironisnya, enam bulan lalu Leicester masih berada di papan atas klasemen. Namun performa yang inkonsisten, terutama lini pertahanan yang telah kebobolan 67 gol musim ini, menjadi faktor utama keterpurukan mereka.
Kini, fokus Leicester akan beralih untuk menutup musim sebelum memulai misi besar kembali ke Championship pada musim depan.(*)
Editor : Mugni Supardi