Kalah di Kandang, Tottenham Makin Terpuruk di Zona Degradasi

Mugni Supardi • Dipublikasikan Minggu, 19 April 2026 | 12:24 WIB
Tottenham Hotspur harus menelan kekecewaan mendalam setelah kemenangan di depan mata sirna.(tottenhamhotspur.com)
Tottenham Hotspur harus menelan kekecewaan mendalam setelah kemenangan di depan mata sirna.(tottenhamhotspur.com)

 

RADARPALU – Tottenham Hotspur harus menelan kekecewaan mendalam setelah kemenangan di depan mata sirna. Menjamu Brighton & Hove Albion di Stadion Tottenham Hotspur, Minggu (19/4/2026) dini hari, Spurs ditahan imbang 2-2 usai kebobolan pada menit ke-95.

Laga ini menjadi debut kandang Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham, sekaligus menghadapi mantan klubnya. Spurs sempat unggul dua kali, namun gagal mengamankan tiga poin hingga peluit akhir.

Tottenham membuka keunggulan lebih dulu melalui sundulan Pedro Porro pada menit ke-39, memanfaatkan umpan silang Xavi Simons.

Baca Juga: Pentingnya Kolaborasi dalam Membangun Karakter Anak Didik

Namun keunggulan itu tak bertahan lama setelah Kaoru Mitoma mencetak gol penyama lewat tendangan voli spektakuler di masa injury time babak pertama.

Memasuki babak kedua, pertandingan berjalan terbuka dengan peluang di kedua sisi. Spurs kembali memimpin pada menit ke-77 lewat aksi individu brilian Xavi Simons.

Gelandang muda itu melepaskan tembakan melengkung dari luar kotak penalti yang sempat membentur tiang sebelum bersarang di gawang Brighton.

Baca Juga: Debut Pelatih Wanita Pertama Union Berlin Kalah di Kandang Sendiri

Ketika kemenangan sudah di depan mata, petaka datang di masa tambahan waktu. Brighton mencuri gol melalui Georginio Rutter pada menit ke-95, memanfaatkan situasi di kotak penalti untuk mengubah skor menjadi 2-2.

Hasil ini membuat Tottenham harus puas berbagi angka, meski secara permainan tampil dominan dan menciptakan banyak peluang.

Pelatih Tottenham, Roberto De Zerbi, mengaku kecewa dengan hasil akhir, namun tetap melihat sisi positif dari performa timnya.

“Kami bermain sangat baik dan menurut saya pantas memenangkan pertandingan ini. Saya kecewa untuk para pemain dan fans,” ujar De Zerbi usai laga.

Ia menegaskan bahwa timnya harus tetap percaya diri untuk mengejar target musim ini.

“Kami harus percaya. Kami masih punya waktu dan kualitas untuk mencapai tujuan. Kami tidak boleh pesimis, harus tetap positif dan menjaga suasana tim,” tegasnya.

Baca Juga: Kualitas Udara Palu 18 April 2026 Memburuk, PM2.5 Masuk Kategori Tidak Sehat

De Zerbi juga menyoroti pendekatan taktik timnya, terutama dalam menerapkan tekanan tinggi yang menghasilkan dua gol.

“Saya senang dengan pressing kami. Kami bahkan bisa melakukannya lebih baik lagi. Saya ingin pemain bermain dengan kebebasan dan percaya diri,” tambahnya.

Meski gagal meraih kemenangan, performa Tottenham dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya dalam persaingan papan atas.(*)

Editor : Mugni Supardi
tottenham vs brighton Brighton De Zerbi Xavi Simons Tottenham