RADARPALU – Tottenham Hotspur menghadapi tantangan berat jelang duel kontra Brighton & Hove Albion pada lanjutan Premier League di Tottenham Hotspur Stadium, Sabtu (18/4/2026) malam waktu setempat.
Tim asuhan Roberto De Zerbi harus kehilangan sejumlah pemain kunci, termasuk sang kapten Cristian Romero yang dipastikan absen hingga akhir musim.
Kehilangan Romero menjadi pukulan telak bagi Spurs. Bek asal Argentina itu selama ini menjadi sosok penting di lini belakang sekaligus pemimpin di lapangan.
Baca Juga: Bandara Mutiara Palu Bersiap Jadi Smart Airport
“Saya sangat sedih untuk Romero. Dia mencintai Tottenham dan sangat menderita karena cedera ini. Dia kapten yang hebat bagi kami,” ujar De Zerbi dalam konferensi pers.
Meski demikian, pelatih asal Italia itu menolak larut dalam situasi sulit. Ia menegaskan Spurs harus tetap fokus dan optimistis dengan pemain yang tersedia, seperti Radu Dragusin dan Kevin Danso yang dinilai siap mengisi kekosongan di lini pertahanan.
Di tengah tekanan performa tim yang belum stabil, De Zerbi memilih menitikberatkan pendekatan pada aspek mental dan kebersamaan tim.
Baca Juga: Pincang di Lini Belakang, MU Tetap Bidik Poin di Stamford Bridge
Bahkan, ia sempat mengajak para pemain makan malam bersama guna membangun chemistry di luar lapangan.
“Saya percaya pada hubungan antarmanusia, pada semangat dan jiwa pemain. Sebelum bicara taktik, yang terpenting adalah hubungan dan rasa kebersamaan,” jelasnya.
Langkah tersebut diharapkan mampu mengangkat moral tim yang tengah berada dalam periode sulit. De Zerbi menyebut kemenangan menjadi kunci untuk mengembalikan kepercayaan diri skuad.
“Sangat penting untuk menang, bukan hanya untuk klasemen, tetapi agar pemain kembali merasakan betapa indahnya kemenangan,” tegasnya.
Dari sisi skuad, beberapa pemain mulai menunjukkan perkembangan positif. Rodrigo Bentancur dan Yves Bissouma telah kembali tersedia, sementara kiper utama Guglielmo Vicario masih absen.
De Zerbi juga memberi sinyal bahwa James Maddison berpeluang tampil sebelum musim berakhir, meski belum ingin mengambil risiko terlalu cepat.
Baca Juga: Edukasi Sertifikasi Halal hingga Klinik Ekspor Jadi Fokus Disperindag di Semarak Sulteng
Menariknya, De Zerbi juga menaruh respek tinggi kepada Brighton, klub yang pernah ia tangani. Ia memuji pelatih Brighton saat ini, Fabian Hurzeler, yang dinilai berhasil membawa tim tampil konsisten.
“Brighton adalah tim yang saya cintai. Fabian melakukan pekerjaan yang sangat baik,” ujarnya.
Dengan kondisi klasemen yang belum aman, De Zerbi menegaskan Spurs harus segera bangkit. Ia yakin kualitas skuad yang dimiliki cukup untuk melewati masa sulit, asalkan dibarengi dengan mentalitas kuat.
Baca Juga: Pegadaian Area Palu Gelar “Pornas Mini”, Lima Cabor Dipertandingkan
“Kami harus lebih kuat dari situasi ini. Untuk mencapai target besar, Anda harus melewati masa-masa sulit,” pungkasnya.(*)
Editor : Mugni Supardi