RADARPALU – Mantan kiper Arsenal dan timnas Austria, Alex Manninger yang dilaporkan meninggal dunia pada usia 48 tahun karena mengalami kecelakaan tragis setelah mobil yang dikendarainya tertabrak kereta api di perlintasan sebidang dekat Salzburg, Austria. Insiden tersebut terjadi sekitar pukul 08.20 waktu setempat.
Menurut keterangan kepolisian Salzburg, Manninger berada seorang diri di dalam mobil saat kejadian.
Petugas yang tiba di lokasi sempat melakukan upaya penyelamatan menggunakan defibrillator setelah korban berhasil dievakuasi dari kendaraan yang terseret kereta, namun nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Baca Juga: Bupati Verna Tekankan Pemberangkatan JCH Poso Aman Lancar
Sementara itu, masinis kereta dilaporkan tidak mengalami luka dalam peristiwa tersebut.
Manninger dikenal sebagai salah satu kiper berpengalaman di Eropa. Ia mencatatkan 64 penampilan bersama Arsenal pada periode 1997 hingga 2002, serta turut membantu klub meraih gelar Premier League dan Piala FA.
Di level internasional, ia mengoleksi 33 caps bersama timnas Austria dan menjadi bagian dari skuad Euro 2008.
Baca Juga: Pegadaian Palu Barat Edukasi Guru SMPN 2 Palu soal Investasi Emas dan Perencanaan Keuangan
Direktur olahraga Asosiasi Sepak Bola Austria, Peter Schottel, menyampaikan duka mendalam atas kepergian Manninger.
“Alexander Manninger adalah duta luar biasa untuk sepak bola Austria, baik di dalam maupun di luar lapangan. Profesionalismenya, ketenangan, dan keandalannya membuatnya menjadi bagian penting tim. Pencapaiannya tidak akan terlupakan,” ujarnya.
Sepanjang kariernya, Manninger memperkuat banyak klub di Eropa, di antaranya Juventus, Udinese, Augsburg, dan Siena. Ia juga sempat bergabung dengan Liverpool pada 2016, meski tidak mencatatkan penampilan resmi.
Saat membela Arsenal, Manninger sempat menjadi pelapis kiper utama David Seaman.
Namun, ia tampil gemilang saat dipercaya menggantikan Seaman pada musim 1997–1998, termasuk dalam kemenangan penting atas Manchester United di Old Trafford.
Penampilan impresif tersebut membuatnya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik Premier League edisi Maret 1998.
Baca Juga: Kebakaran Hanguskan Rumah Guru di Moutong Timur, Polisi Duga Korsleting Listrik
Kepergian Manninger meninggalkan duka mendalam bagi dunia sepak bola internasional. (*)
Editor : Mugni Supardi