RADARPALU – Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, mengingatkan timnya untuk tidak lengah saat menghadapi Liverpool pada leg kedua perempat final Liga Champions di Anfield.
Meski unggul agregat 2-0, ia menyebut laga tersebut sebagai “trap match” atau pertandingan jebakan.
Menurut Enrique, kemenangan di leg pertama tidak menjamin apa pun, mengingat dinamika sepak bola yang bisa berubah dengan cepat.
Baca Juga: Semarak HUT ke-62 Sulawesi Tengah, Parigi Moutong Tampilkan Lalampa dan Durian
“Kami memenangkan pertandingan pertama dan banyak yang mengatakan kami superior. Mungkin itu benar, tapi sepak bola bergerak cepat. Kami harus mempersiapkan laga berikutnya dengan cara yang sama,” ujarnya, dikutip dari Fabrizio Romano.
Enrique menegaskan seluruh pemain PSG dalam kondisi siap tempur dan memiliki pengalaman menghadapi laga-laga besar seperti ini.
“Semua pemain termotivasi. Kami punya pengalaman di pertandingan seperti ini dan kami akan siap,” katanya.
Baca Juga: Kolaborasi Pemkab Bersama Perusahaan Tingkatkan PKPMD di Kabupaten Banggai
Ia juga menekankan bahwa mentalitas tim tetap sama, yakni memburu kemenangan di setiap pertandingan, tanpa memandang keunggulan agregat.
“Ini mentalitas kami, kami selalu ingin memenangkan setiap pertandingan,” tambahnya.
Senada dengan sang pelatih, bek PSG Achraf Hakimi menyebut suasana tim sangat positif jelang laga krusial tersebut. Ia menegaskan seluruh pemain akan tampil fokus dan memperhatikan setiap detail kecil di lapangan.
“Atmosfer tim sangat positif. Kami akan sangat fokus dan memperhatikan semua detail,” ujar Hakimi.
PSG datang ke Anfield dengan modal kemenangan 2-0 di leg pertama, namun mereka tetap mewaspadai kekuatan Liverpool, terutama dukungan suporter yang dikenal mampu mengubah jalannya pertandingan.
Laga ini diprediksi berlangsung sengit, mengingat Liverpool membutuhkan kemenangan dengan selisih gol untuk menjaga peluang lolos ke semifinal Liga Champions.(*)
Editor : Mugni Supardi