RADARPALU – Arsenal harus menelan kekalahan mengejutkan saat menjamu Bournemouth dalam lanjutan Liga Premier Inggris. The Gunners takluk dengan skor 1-2 di kandang sendiri, Sabtu (11/4/2026).
Dua gol Bournemouth masing-masing dicetak oleh Junior Kroupi dan Alex Scott, sementara Arsenal hanya mampu membalas lewat Viktor Gyokeres dari titik penalti, yang sekaligus menjadi gol ke-18-nya musim ini.
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, mengaku kecewa dengan performa timnya yang dinilai jauh dari standar yang selama ini ditunjukkan sepanjang musim.
Baca Juga: Sejak 1981, FISIP Untad Kini Dilengkapi AC Kelas
“Hasil yang sangat mengecewakan. Kami sangat jauh dari standar yang telah kami tampilkan sepanjang musim ini,” ujar Arteta, dikutip dari laman resmi klub.
Ia menyebut kekalahan ini sebagai pukulan telak bagi timnya, terutama karena Arsenal gagal merespons situasi saat pertandingan tidak berjalan sesuai rencana.
“Ini seperti pukulan di wajah. Kami sangat ingin menang, tetapi tidak mampu mengatasi situasi ketika tidak berjalan sesuai keinginan,” tambahnya.
Baca Juga: FISIP Untad Perketat Seleksi Pilmapres-Peksiminas 2026
Meski demikian, Arteta tetap memberikan apresiasi kepada Bournemouth yang dinilai tampil efektif dalam memanfaatkan peluang.
“Anda harus memberi mereka kredit atas apa yang mereka lakukan dan seberapa efisien mereka dalam menciptakan peluang,” ucapnya.
Arteta menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dan menjadikan kekalahan ini sebagai pelajaran penting.
“Setelah mendapat pukulan, yang terpenting adalah bagaimana Anda bereaksi. Ini saatnya untuk bangkit dan bermain lebih agresif,” tegasnya.
Arsenal tidak punya banyak waktu untuk meratapi hasil tersebut. Mereka akan menghadapi laga penting di kompetisi berbeda saat menjamu Sporting CP pada leg kedua perempat final Liga Champions di Emirates Stadium, tengah pekan ini.
Arteta menyebut laga tersebut sebagai peluang besar untuk kembali ke jalur kemenangan sekaligus mencetak sejarah dengan menembus semifinal Liga Champions secara beruntun untuk pertama kalinya.
Baca Juga: Diskusi Resonara, Bahas Masa Depan Penyiaran Indonesia di Era Digital
“Kami punya kesempatan besar untuk lolos ke semifinal. Kami harus fokus ke sana, melewati rasa sakit ini, dan menggunakannya dengan cara yang tepat,” pungkasnya.(*)
Editor : Mugni Supardi