RADARPALU – Pembalap muda Indonesia, Aldi Satya Mahendra, menuntaskan seri ke-2 ajang World Supersport 2026 yang berlangsung di Sirkuit Autódromo Internacional do Algarve pada 28-29 Maret 2026.
Hasil dua balapan telah dievaluasi, sekaligus melanjutkan proses pemulihan pasca operasi pergelangan tangan sehingga siap tampil dengan kondisi lebih baik pada putaran berikutnya.
Kurang dari satu bulan menuju putaran ke-3 di Assen pada 18-19 April, pembalap binaan Yamaha Racing Indonesia tersebut berharap adanya perbaikan hasil balapan.
Baca Juga: Ribuan Pelari Ramaikan Run The City by Grand Filano di 8 Kota
Saat balapan di Portimao, Aldi Satya Mahendra “El’ Dablek” sempat memberikan pertarungan di barisan tengah pada race pertama. Namun, motornya ditabrak oleh pembalap lain yang menyebabkan knalpot bengkok dan melebar keluar, sehingga saat menikung ke kanan selalu menyentuh aspal dan motor tidak bisa dipacu maksimal.
Race kedua berjalan lebih baik bagi pembalap tim AS BLU CRU Racing Team karena setelan motor mengantarkannya mencatatkan waktu terbaik sepanjang rangkaian seri ke-2 di Portimao.
Namun, saat memasuki lap ke-8, ia merasakan sakit pada pergelangan tangan kanan yang merupakan efek dari operasi sebelumnya. Kondisi tersebut membuatnya memutuskan masuk pit box dan menghentikan balapan lebih awal.
Baca Juga: Lewati Ujian di Portimao, Arai Agaska Gaspol Latihan di Eropa
Pada seri ini, Aldi tidak memperoleh poin setelah finis di posisi ke-23 pada race pertama dan tidak finis (DNF) pada race kedua.
“Hasil race di Portimao kurang maksimal karena terkendala insiden dan kondisi pergelangan tangan yang masih dalam pemulihan. Setelah ini ada waktu rehat dan kembali ke Eropa menjalani seri-seri berikutnya di sana. Semoga semuanya lancar dan saya bisa mengambil poin lagi untuk memperbaiki posisi di klasemen,” ujar Aldi Satya Mahendra.
Pembalap berusia 19 tahun asal Yogyakarta itu direncanakan kembali ke Eropa pada awal April dan akan menetap hingga seri ke-7 di Misano pada Juni mendatang. Hal ini menjadi kesempatan untuk melakukan peningkatan berbagai aspek yang dibutuhkan saat balapan.
Saat ini, Aldi berada di peringkat ke-11 klasemen sementara dengan 23 poin, hasil dari seri pertama di Phillip Island, di mana ia mencatat sejarah sebagai pembalap Indonesia pertama yang meraih podium di ajang World Supersport.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing, Wahyu Rusmayadi, menyampaikan bahwa kondisi eksternal turut mempengaruhi hasil balapan di Portimao.
“Kondisi eksternal mempengaruhi hasil balap yang diperoleh Aldi Satya Mahendra di Portimao. Untuk lima putaran berikutnya dia akan tinggal di Eropa dan kami harapkan dapat meraih hasil optimal yang bermanfaat menambah poin agar meningkatkan posisi di klasemen. Perjalanan musim ini masih panjang dan peluang tetap terbuka untuk meraih hasil optimal,” jelasnya.(*/rna)
Editor : Mugni Supardi