RADARPALU – Kekalahan Real Madrid dari Bayern Munich di leg pertama perempat final Liga Champions 2025/2026 memunculkan sorotan tajam, terutama terkait kesalahan lini belakang Los Blancos.
Bek Madrid, Antonio Rudiger, secara terbuka mengakui dua gol Bayern berasal dari kesalahan timnya sendiri. Ia menyebut timnya “memberi hadiah” kepada lawan dalam situasi krusial.
“Kami melakukan dua kesalahan dan memberi mereka dua hadiah. Di level ini, Anda tidak bisa kehilangan bola dengan mudah,” ujar Rudiger.
Baca Juga: Syukuran Jelang Musim Tanam di Bendungan Kotaraya Selatan, Tradisi Perkuat Solidaritas Petani
Meski demikian, pemain asal Jerman itu masih optimistis peluang Real Madrid belum tertutup. Ia menegaskan timnya masih memiliki kesempatan untuk membalikkan keadaan di leg kedua.
“Masih mungkin. Kami masih bisa ke semifinal,” tegasnya.
Optimisme serupa juga disampaikan mantan pemain Real Madrid, Alvaro Arbeloa. Ia menilai mentalitas Madrid sebagai tim besar membuat peluang comeback tetap terbuka.
Baca Juga: Pemkab Parigi Moutong Genjot Vaksinasi PMK Gratis, 1.000 Dosis Disiapkan
“Real Madrid bisa menang di stadion mana pun di dunia. Kami masih punya harapan,” kata Arbeloa.
Namun, Arbeloa juga menyoroti kesalahan fatal di area berbahaya yang menjadi penyebab kekalahan. “Di level ini, jika kehilangan bola di area berbahaya, Anda harus membayar mahal,” ujarnya.
Di sisi lain, performa gemilang Manuel Neuer menjadi faktor penting kemenangan Bayern. Kiper veteran itu tampil solid dan menggagalkan sejumlah peluang emas Madrid.
Dengan hasil ini, Real Madrid dituntut tampil sempurna di leg kedua jika ingin melanjutkan tradisi comeback mereka di Liga Champions.(*)
Editor : Mugni Supardi